Iran dilaporkan menandatangani kontrak pembelian sistem pertahanan udara portabel dari Rusia dengan nilai mencapai sekitar €500 juta atau setara hampir Rp9,9 triliun. Kesepakatan ini mencakup pengadaan ribuan unit rudal dan peluncur jenis Verba yang dikenal sebagai sistem MANPADS (Man-Portable Air Defense System).
Informasi ini pertama kali diungkap oleh Financial Times dan kemudian dikutip sejumlah media internasional serta media Indonesia. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya Teheran memperkuat sistem pertahanan udara setelah mengalami tekanan dan kerusakan dalam konflik regional sebelumnya.
Detail Kesepakatan Rudal Verba Rusia
Isi Kontrak dan Nilai Pembelian
Iran dan Rusia menyepakati kontrak pada Desember 2025 di Moskow. Dalam perjanjian tersebut, Rusia disebut akan memasok 500 unit peluncur Verba serta sekitar 2.500 rudal 9M336 kepada Iran secara bertahap mulai 2027 hingga 2029 (APA.az, 2026).
Nilai total kontrak diperkirakan mencapai €500 juta atau sekitar USD 589 juta. Jika dikonversi ke rupiah, angka tersebut mendekati Rp9,9 triliun. Kesepakatan ini disebut sebagai bagian dari kerja sama pertahanan yang semakin erat antara kedua negara.
Apa Itu Rudal Verba Rusia?
Rudal Verba Rusia merupakan sistem pertahanan udara jarak pendek yang dapat dioperasikan oleh satu atau dua personel militer. Sistem ini dirancang untuk menargetkan pesawat tempur, helikopter, drone, dan rudal jelajah pada ketinggian rendah dengan teknologi pencari inframerah yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya (Iran International, 2026).
Karena sifatnya portabel, sistem ini dapat dipindahkan dengan cepat dan ditempatkan di berbagai lokasi strategis tanpa membutuhkan infrastruktur radar besar. Fleksibilitas inilah yang membuat MANPADS seperti Verba banyak digunakan dalam strategi pertahanan taktis modern.
Alasan Iran Memperkuat Pertahanan Udara
Dampak Konflik Sebelumnya
Pembelian ini dikaitkan dengan kebutuhan Iran untuk memperkuat kembali sistem pertahanan udaranya setelah mengalami kerusakan dalam konflik sebelumnya (iNews.id, 2026). Sistem pertahanan udara menjadi komponen krusial dalam menjaga instalasi militer, fasilitas strategis, serta wilayah perbatasan.
Dengan tambahan rudal Verba Rusia, Iran diharapkan memiliki lapisan pertahanan tambahan terhadap ancaman udara berkecepatan rendah, termasuk drone dan rudal jelajah.
Konteks Geopolitik Regional
Kerja sama militer ini juga terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di Timur Tengah. Hubungan Iran dan Rusia dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan peningkatan, baik dalam aspek ekonomi maupun pertahanan.
Namun demikian, laporan yang beredar tidak menyebut adanya pelanggaran langsung terhadap hukum internasional. Informasi yang tersedia lebih menekankan pada aspek komersial dan kerja sama bilateral di bidang militer.
Dampak Internasional dan Analisis Militer
Reaksi Global
Laporan mengenai kontrak rudal Verba Rusia ini menarik perhatian media global karena nilainya yang besar serta dampaknya terhadap keseimbangan militer kawasan. Meski belum ada pernyataan resmi dari banyak negara Barat terkait detail kontrak tersebut, isu ini tetap menjadi sorotan dalam dinamika hubungan internasional.
Kerja sama pertahanan antara Iran dan Rusia sebelumnya juga kerap menjadi perhatian komunitas global, terutama dalam konteks keamanan regional dan negosiasi politik yang lebih luas.
Implikasi Strategis
Secara militer, tambahan 500 peluncur dan 2.500 rudal portabel berpotensi meningkatkan kemampuan pertahanan udara taktis Iran. Sistem ini tidak menggantikan sistem pertahanan jarak jauh seperti S-300, tetapi berfungsi sebagai lapisan tambahan yang lebih fleksibel dan mudah dipindahkan.
Penguatan di level taktis tersebut dapat meningkatkan kemampuan Iran dalam melindungi fasilitas penting dari ancaman udara jarak rendah. Namun, analis menilai bahwa langkah ini tidak secara otomatis mengubah keseimbangan kekuatan global, melainkan lebih bersifat peningkatan kapasitas defensif.
Pembelian rudal Verba Rusia oleh Iran senilai hampir Rp9,9 triliun menunjukkan arah baru dalam kerja sama militer kedua negara. Kesepakatan ini mempertegas komitmen Teheran untuk memperkuat pertahanan udara di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.
Ikuti terus perkembangan isu geopolitik internasional dan analisis mendalam lainnya hanya di Garap Media. Dapatkan berita terkini dengan sudut pandang informatif dan terpercaya setiap hari.
Referensi
