Muntaber – Istilah umum untuk kondisi diare dan muntah secara bersamaan, yang secara medis dikenal sebagai gastroenteritis. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit, serta mudah menular melalui makanan, minuman, atau kontak langsung dengan penderita.
Meski muntaber sering sembuh dengan istirahat dan hidrasi, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Anak-anak dan lansia sangat rentan mengalami dehidrasi berat, sehingga memerlukan penanganan medis segera jika gejala memburuk.
Penyebab Muntaber
Muntaber bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun parasit, yang umumnya menular melalui makanan atau minuman yang tercemar serta kontak langsung dengan penderita. Berikut penyebab umum muntaber:
- Norovirus – Norovirus adalah salah satu penyebab utama gastroenteritis secara global. Virus ini menyebar melalui makanan atau minuman terkontaminasi, permukaan yang terinfeksi, dan kontak langsung dengan orang sakit. Gejala muncul tiba-tiba, berupa mual, muntah, diare, dan nyeri perut.
- Rotavirus – Rotavirus paling sering menyerang anak-anak, terutama di sekolah atau tempat penitipan. Gejalanya meliputi diare berat, muntah, dan demam tinggi. Vaksinasi adalah cara efektif mencegah infeksi.
- Adenovirus – Virus ini dapat menyerang saluran pernapasan maupun pencernaan. Jika menyerang usus, dapat menimbulkan muntaber, terutama pada anak-anak kecil.
- Escherichia coli (E. coli) – Beberapa jenis E. coli dapat menyebabkan muntaber, terutama akibat konsumsi daging kurang matang, sayuran mentah yang tidak dicuci, atau susu tidak dipasteurisasi.
- Salmonella – Sumber umum Salmonella adalah telur mentah, unggas, dan produk susu terkontaminasi. Gejalanya termasuk diare, muntah, kram perut, dan demam.
- Campylobacter – Ditemukan dalam unggas mentah atau setengah matang, bakteri ini dapat menimbulkan diare berdarah, mual, muntah, dan demam.
- Shigella – Bakteri Shigella menyebabkan shigellosis, dengan gejala diare parah, terkadang berdarah, demam, dan sakit perut. Penularan bisa melalui tangan, makanan, atau air yang terkontaminasi (Ciputra Hospital, 2025).
Cara Muntaber Menyebar
Muntaber menular melalui:
- Kontak dekat dengan penderita: Partikel muntah dapat terhirup atau masuk ke mulut.
- Permukaan terkontaminasi: Sentuhan tangan yang tidak dicuci dapat memindahkan kuman ke makanan atau mulut.
- Makanan atau minuman tercemar: Makanan yang disiapkan tanpa higiene baik atau bersentuhan permukaan kotor berisiko menularkan penyakit.
Masa menular berlangsung dari gejala pertama hingga 48 jam setelah gejala hilang (Ciputra Hospital, 2025).
Cara Mengatasi Muntaber
Berikut adalah cara mengatasi muntaber:
- Hidrasi dan Istirahat – Minum cairan elektrolit atau oralit secara cukup dan beristirahat total untuk mempercepat pemulihan.
- Pola Makan Ringan – Konsumsi bubur, pisang, atau roti tawar. Hindari makanan pedas, berminyak, atau produk susu yang dapat memperburuk pencernaan.
- Pengobatan Medis – Jika tidak membaik dalam 2 – 3 hari atau muncul tanda dehidrasi (mulut kering, pusing, sedikit buang air kecil), segera konsultasikan ke dokter. Dokter dapat meresepkan obat antiemetik atau antibiotik jika penyebabnya bakteri (Ciputra Hospital, 2025).
Cara Mencegah Muntaber
Berikut adalah cara mencegah muntaber:
- Cuci tangan rutin dengan sabun dan air mengalir.
- Hindari konsumsi air mentah; gunakan air matang atau kemasan.
- Cuci bersih buah dan sayur sebelum dikonsumsi.
- Masak makanan hingga matang sempurna, terutama daging, telur, dan unggas.
- Simpan makanan dengan aman dan hindari berbagi alat makan.
- Vaksinasi rotavirus dianjurkan bagi anak-anak (Ciputra Hospital, 2025).
Penutup
Mengetahui cara mengatasi muntaber dengan benar penting agar pemulihan lebih cepat dan risiko dehidrasi berkurang. Dengan istirahat, hidrasi, serta pola makan yang tepat, tubuh bisa kembali sehat lebih cepat. Selalu perhatikan gejala yang muncul agar bisa segera mengambil tindakan yang tepat.
Temukan berita di Garap Media untuk tips kesehatan dan informasi medis terkini yang bermanfaat. Jangan lewatkan artikel lainnya untuk mengetahui cara menjaga kesehatan keluarga Anda sehari-hari.
Referensi:
- Ciputra Hospital. (2025). 11 Penyebab Muntaber, Cara Mengatasi, dan Pencegahan. Retrieved from https://ciputrahospital.com/penyebab-muntaber/
