Aki Mobil – Komponen vital dalam sistem kelistrikan kendaraan. Tanpa aki yang berfungsi optimal, mesin sulit dinyalakan dan berbagai perangkat elektronik seperti lampu, AC, dan sistem audio tidak akan bekerja dengan baik. Oleh karena itu, memahami kondisi aki menjadi hal penting bagi setiap pemilik kendaraan.
Salah satu aspek utama yang perlu diperhatikan adalah voltase atau tegangan aki. Mengetahui batasan tegangan normal aki mobil dapat membantu Anda mencegah kerusakan dini, memperpanjang usia pakai, serta menjaga performa mobil tetap stabil di berbagai situasi.
Pengertian Aki Mobil
Sumber energi listrik utama yang berfungsi untuk menyalakan mesin dan menopang sistem kelistrikan kendaraan. Komponen ini bekerja dengan mengalirkan arus listrik dari kutub positif ke kutub negatif guna menghasilkan energi. Kapasitas aki diukur dalam satuan ampere-hour (Ah), dan setiap kendaraan memiliki kebutuhan daya yang berbeda sesuai spesifikasinya (Wuling, 2025).
Aki Mobil Berapa Volt?
Dalam kondisi normal, aki mobil memiliki tegangan antara 12 hingga 12,5 volt saat mesin mati. Ketika mesin dinyalakan, voltase bisa turun sedikit tetapi seharusnya tidak kurang dari 11,5 volt. Saat mesin menyala dan alternator berfungsi, voltase idealnya naik menjadi 13 hingga 14 volt.
Jika tegangan aki berada di bawah batas normal, berarti aki mulai melemah dan tidak mampu menyuplai listrik secara optimal. Untuk aki kering, cukup lakukan pengisian ulang (charging). Sedangkan untuk aki basah, perhatikan pula cairan elektrolit (air zuur) agar tetap pada level yang dianjurkan. Hindari overcharging karena dapat merusak sel aki dan menurunkan efisiensinya (Wuling, 2025).
Cara Cek Voltase Aki Mobil
1. Siapkan Multimeter Digital
Langkah pertama dalam mengecek aki mobil adalah menyiapkan multimeter digital. Alat ini lebih akurat dibandingkan versi analog dan mudah digunakan. Atur pada mode DC Voltage (V-) dengan rentang hingga 20V agar sesuai dengan tegangan standar aki mobil sekitar 12V.
2. Pastikan Mesin Mobil dalam Keadaan Mati
Sebelum melakukan pengukuran, pastikan mesin mobil sudah dimatikan dan semua perangkat listrik seperti lampu, AC, dan sistem audio tidak aktif. Tunggu sekitar 30 menit setelah mobil digunakan agar tegangan stabil dan mencerminkan kondisi sebenarnya.
3. Hubungkan Probe Multimeter ke Terminal Aki
Hubungkan probe merah ke terminal positif (+) dan probe hitam ke terminal negatif (-). Pastikan terminal aki bersih dari karat atau kotoran agar hasil pembacaan tidak terganggu. Koneksi yang baik akan menghasilkan pengukuran yang akurat.
4. Baca Hasil Pengukuran pada Multimeter
Setelah multimeter terhubung, layar akan menampilkan hasil tegangan aki:
- 12,6 – 12,8 volt: kondisi sangat baik.
- 12,4 volt: kondisi masih cukup, namun mulai menurun.
- 12,2 volt atau kurang: aki lemah dan perlu diisi ulang.
- Di bawah 11,8 volt: aki kritis dan berisiko tidak bisa menyalakan mesin.
Tegangan ideal aki dalam kondisi mati berada di kisaran 12,6 – 12,8 volt.
5. Periksa Tegangan saat Mesin Hidup
Hidupkan mesin dan ukur kembali. Voltase aki mobil yang normal saat mesin hidup berkisar 13,7 – 14,7 volt. Jika tegangannya di bawah 13V, bisa jadi ada masalah pada sistem pengisian. Namun jika melebihi 15V, berarti terjadi overcharging yang berpotensi merusak aki maupun perangkat elektronik kendaraan (Wuling, 2025).
Penutup
Menjaga kondisi aki mobil agar tetap optimal merupakan langkah penting untuk memastikan performa kendaraan selalu prima. Pemeriksaan voltase secara rutin menggunakan multimeter digital dapat membantu Anda mendeteksi penurunan daya lebih awal sekaligus mencegah gangguan pada sistem kelistrikan mobil.
Dengan memahami batas tegangan ideal aki, Anda dapat melakukan perawatan tepat waktu dan menghindari risiko kerusakan yang lebih serius. Jangan lewatkan berita otomotif menarik lainnya hanya di Garap Media, untuk mendapatkan informasi seputar tips perawatan mobil dan teknologi kendaraan terkini.
Referensi:
- Wuling. (2025). Cara Cek Voltase Aki Mobil dan Ketahui Batasan Tegangannya. Retrieved from https://wuling.id/id/blog/autotips/cara-cek-voltase-aki-mobil-dan-ketahui-batasan-tegangannya
