Indonesia Raih Satu Perak dan Dua Perunggu di BWF World Junior Championships 2025
Tim bulu tangkis junior Indonesia menutup kiprahnya di BWF World Junior Championships 2025 dengan hasil membanggakan. Bertanding di Guwahati, India, pada 13–19 Oktober 2025, skuad muda Merah Putih berhasil membawa pulang tiga medali: satu perak dan dua perunggu.
Hasil ini menunjukkan bahwa regenerasi atlet muda Indonesia terus berjalan positif. Meski belum mampu meraih emas, performa para pemain seperti Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, serta pasangan Alexius Ongkytama Subagio dan Aquino Evano Keneddy Tangka memperlihatkan potensi besar bulu tangkis tanah air di masa depan.
Zaki Ubaidillah Persembahkan Medali Perak
Jalannya Pertandingan Final
Mohammad Zaki Ubaidillah menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menembus babak final di sektor tunggal putra. Dalam laga perebutan gelar, Zaki harus menghadapi tunggal Tiongkok, Liu Yang Ming Yu. Pertandingan berlangsung sengit selama dua gim sebelum akhirnya Zaki kalah dengan skor 10-15, 11-15 (BWF, 2025).
Meski gagal meraih emas, perjuangan Zaki di sepanjang turnamen mendapat apresiasi tinggi. Ia tampil konsisten sejak babak awal dan berhasil menyingkirkan sejumlah unggulan sebelum akhirnya menutup turnamen dengan medali perak — peningkatan signifikan dari hasil sebelumnya.
Dua Perunggu dari Tunggal dan Ganda Putra
Selain perak dari Zaki, Indonesia juga membawa pulang dua medali perunggu, masing-masing dari sektor tunggal putra dan ganda putra.
Richie Duta Richardo Kalah dari Liu di Semifinal
Richie Duta Richardo tampil gemilang hingga babak semifinal tunggal putra. Namun, langkahnya terhenti setelah dikalahkan Liu Yang Ming Yu asal Tiongkok — lawan yang sama yang kemudian mengalahkan Zaki di partai puncak. Hasil ini membuat Richie berhak atas medali perunggu (PB Djarum, 2025).
Alexius/Evano Gugur di Semifinal Ganda Putra
Di sektor ganda putra, pasangan Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka juga harus mengakhiri perjalanan mereka di babak semifinal setelah dikalahkan pasangan asal Tiongkok, Chen Jun Ting / Liu Jun Rong, dengan skor 6-15, 6-15 (PBSI, 2025).
Meski kalah, Alexius dan Evano tetap menunjukkan permainan solid dan kerja sama apik di lapangan. Mereka tampil berani menyerang dan mampu menandingi reli panjang lawan di awal gim pertama. Medali perunggu yang mereka raih menjadi bukti progres signifikan sektor ganda putra Indonesia di level junior.
Raihan satu perak dan dua perunggu di ajang BWF World Junior Championships 2025 menjadi hasil positif bagi Indonesia. Meski belum mencapai podium tertinggi, semangat juang para pemain muda memberikan harapan besar untuk masa depan bulu tangkis nasional.
Untuk berita terkini seputar prestasi atlet muda dan bulu tangkis Indonesia, terus ikuti liputan eksklusif hanya di Garap Media.
Referensi
