Indonesia Gempur Slovenia, Menang Telak di Suhandinata Cup 2025
Tim bulu tangkis junior Indonesia kembali menunjukkan dominasinya di ajang Suhandinata Cup 2025 setelah mengalahkan Slovenia dengan skor meyakinkan. Pertandingan yang digelar di National Centre of Excellence, Guwahati, India ini menjadi laga kedua Indonesia di fase grup.
Kemenangan atas Slovenia memperkokoh posisi Indonesia sebagai kandidat kuat juara grup. Dengan performa gemilang dari para pemain muda, skuad Merah Putih menunjukkan kedalaman tim dan strategi rotasi pemain yang efektif (Antara, 2025).
Jalannya Pertandingan Indonesia vs Slovenia
Laga melawan Slovenia menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain pelapis Indonesia. Pelatih melakukan rotasi besar-besaran, memberikan kesempatan bagi pemain lain untuk unjuk gigi tanpa menurunkan kualitas permainan tim (BolaSport, 2025).
Pada partai tunggal putra, Fardhan Rainanda Joe membuka kemenangan dengan skor 45–22 atas wakil Slovenia, Nikita Peshekhonov. Permainan cepat dan agresif Fardhan membuat lawannya tak mampu mengembangkan strategi (Antara, 2025).
Di laga berikutnya, Richie Duta Richardo memastikan poin kemenangan dengan skor 45–25 atas lawan yang sama. Richie tampil solid dan tenang, memanfaatkan setiap celah serangan lawan untuk menambah poin.
Sektor ganda putri juga tampil mengesankan. Riska Anggraini / Rinjani Kwinara Nastine menang mudah atas pasangan Anja Blazina / Tija Horvat dengan skor 9–2. Sementara di sektor ganda campuran, Ikhsan Lintang Pramudya / Rinjani berhasil meraih kemenangan 18–10 atas Tim Bregar / Anja Blazina (Antara, 2025).
Di partai tunggal putri, Salsabila Amiradana mencatat skor 27–13 atas Tija Horvat. Ia tampil agresif dengan pola menyerang dari awal pertandingan hingga akhir (Liga Olahraga, 2025).
Sementara itu, di sektor ganda putra, Alexius Ongkytama Subagio / Aquino Evano Keneddy Tangka menutup gim pertama dengan kemenangan 36–17 atas Matic Cerar / Jurij Vodan Jecelj. Dominasi serupa juga terlihat di gim kedua, di mana Indonesia terus memperlebar jarak poin di semua sektor (Antara, 2025).
Pada sektor rotasi berikutnya, Salsabila Zahra Aulia / Yasintha Ristyna Putri kembali menang di ganda putri dengan skor 9–5, sedangkan Ikhsan / Rinjani menambah poin lewat kemenangan 18–7 di ganda campuran kedua. Di tunggal putri, Salsabila Amiradana kembali mencatat kemenangan 27–15 atas Anja Blazina. Partai terakhir menjadi penutup manis lewat kemenangan Richie Duta Richardo dengan skor 45–25 (Liga Olahraga, 2025).
Klasemen Sementara Grup F
Berdasarkan hasil pertandingan terakhir (Antara, 2025; CNN Indonesia, 2025):
- Indonesia: 2 menang, 0 kalah, total kemenangan pertandingan kecil 19–1. Unggul atas Slovenia dan Filipina.
- Hong Kong: 1 menang, 1 kalah. Terkalahkan oleh Filipina.
- Filipina: 1 menang, 1 kalah. Terkalahkan oleh Indonesia di laga pembuka.
- Slovenia: 0 menang, 2 kalah, total pertandingan kecil 1–19. Kalah telak dari Indonesia.
Klasemen ini mencerminkan dominasi Indonesia di fase grup dan memperlihatkan peluang besar untuk melaju ke babak gugur (Antara, 2025).
Analisis dan Kesiapan Menuju Laga Berikutnya
Kemenangan ini menunjukkan konsistensi tim Indonesia dalam menjaga fokus di setiap pertandingan. Rotasi pemain yang diterapkan pelatih terbukti efektif, memberi kesempatan bermain bagi semua sektor tanpa mengurangi kekuatan tim (BolaSport, 2025).
Dengan hasil ini, Indonesia memuncaki klasemen sementara Grup D dengan dua kemenangan beruntun. Pelatih kepala menyebut bahwa pertandingan berikutnya akan menjadi tolok ukur kekuatan sesungguhnya menjelang babak gugur (Antara, 2025).
Kemenangan telak atas Slovenia menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia siap bersaing di level tertinggi dalam kejuaraan dunia junior tahun ini. Para pemain muda tampil percaya diri dan solid di setiap sektor, memperlihatkan kedalaman tim yang merata.
Bagi para penggemar bulu tangkis tanah air, kemenangan ini tentu menjadi penyemangat. Tetap ikuti kabar terbaru seputar Suhandinata Cup 2025 dan berita olahraga lainnya hanya di Garap Media untuk pembaruan hasil dan analisis pertandingan berikutnya.
Referensi
