Pemerintah Indonesia dan China kembali memperkuat kerja sama ekonomi bilateral. Kedua negara menyepakati investasi 16 proyek RI dengan nilai total mencapai Rp36,4 triliun melalui skema Two Countries Twin Parks.
Kesepakatan ini diumumkan dalam forum kerja sama ekonomi Indonesia–China. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk memperkuat industri nasional dan menjaga pertumbuhan ekonomi.
Two Countries Twin Parks dan Investasi 16 Proyek RI
Skema Two Countries Twin Parks (TCTP) merupakan model kolaborasi kawasan industri antara Indonesia dan China yang dirancang untuk mengintegrasikan rantai nilai industri kedua negara. Melalui skema ini, investasi diarahkan tidak hanya pada penanaman modal, tetapi juga pada penguatan ekosistem industri, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas produksi nasional.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan bahwa kerja sama ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan kawasan industri yang saling terhubung antara Indonesia dan China (Kemenko Bidang Perekonomian RI, 2025).
Sektor Strategis dalam Investasi 16 Proyek RI
16 proyek investasi yang disepakati mencakup berbagai sektor strategis. Di antaranya adalah industri pengolahan logam, energi, pangan, perikanan, teknologi, hingga pengembangan kawasan industri terpadu. Sektor-sektor tersebut dipilih karena memiliki potensi besar dalam menciptakan nilai tambah dan memperluas kesempatan kerja.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi industri dan meningkatkan efisiensi rantai pasok, sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pusat produksi dan distribusi regional (ANTARA News, 2025).
Penandatanganan MoU dan Nilai Investasi
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan antara pelaku usaha Indonesia dan China dengan nilai total investasi mencapai Rp36,4 triliun. Proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka menengah kedua negara dalam memperluas kerja sama ekonomi dan industri (Kumparan, 2025).
Airlangga Hartarto menegaskan bahwa investasi ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
Dampak Ekonomi bagi Indonesia
Kesepakatan investasi 16 proyek RI diproyeksikan memberi dampak besar bagi perekonomian Indonesia. Kerja sama ini mendorong masuknya modal asing. Selain itu, proyek tersebut berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui transfer teknologi dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.
Pemerintah optimistis realisasi proyek ini akan memperkuat struktur industri nasional. Langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global.
Kesepakatan investasi antara Indonesia dan China melalui skema Two Countries Twin Parks menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional. Nilai investasi yang besar dan sektor yang strategis menjadikan kerja sama ini sebagai salah satu tonggak penting dalam hubungan ekonomi kedua negara.
Pembaca dapat terus mengikuti perkembangan terbaru seputar investasi, kebijakan ekonomi, dan kerja sama internasional lainnya melalui berbagai laporan dan analisis mendalam di Garap Media.
Referensi
