Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Dirut BEI. Keputusan tersebut disampaikan langsung kepada awak media di Media Center BEI, Jakarta, pada Jumat, dan langsung menjadi sorotan pelaku pasar modal nasional (ANTARA News, 2026).
Iman menyatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika dan tekanan pasar modal Indonesia yang terjadi dalam dua hari terakhir, meskipun kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pengumuman mulai menunjukkan pemulihan (ANTARA News, 2026).
Dirut BEI Mundur Setelah Dua Hari Gejolak Pasar
Keputusan Dirut BEI mundur diumumkan secara terbuka oleh Iman Rachman tanpa sesi tanya jawab. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut murni merupakan bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar, bukan karena tekanan dari pihak tertentu.
Iman menyampaikan bahwa meskipun IHSG pada pagi hari pengumuman mulai menguat, ia tetap menilai perlu mengambil langkah tegas demi menjaga kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia (ANTARA News, 2026).
Pernyataan Resmi di Media Center BEI
Dalam konferensi pers singkat di Media Center BEI, Jakarta, Iman menyampaikan pernyataan pengunduran diri secara lugas. Ia menegaskan tidak membuka sesi tanya jawab agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan spekulasi berlebihan di pasar.
Iman menyebut gejolak pasar yang terjadi selama dua hari terakhir sebagai alasan utama keputusannya. Ia juga berharap langkah tersebut dapat membantu menenangkan sentimen investor dan menjaga stabilitas pasar (ANTARA News, 2026).
IHSG Mulai Pulih, Iman Tetap Mundur
Pada hari pengumuman pengunduran diri, IHSG tercatat mulai mengalami penguatan setelah sebelumnya mengalami tekanan signifikan. Namun, menurut Iman, perbaikan jangka pendek tidak menghapus tanggung jawab pimpinan terhadap kondisi yang telah terjadi.
BEI segera mempersiapkan langkah transisi kepemimpinan guna memastikan operasional bursa tetap berjalan normal dan kepercayaan investor tetap terjaga (Investing.com Indonesia, 2026).
Proses Administrasi Sesuai Anggaran Dasar BEI
Iman memastikan proses pengunduran diri akan dijalankan sesuai Anggaran Dasar (AD) BEI. Mekanisme internal akan ditempuh, termasuk penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga keputusan lebih lanjut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
BEI akan menjaga prinsip tata kelola perusahaan yang baik agar tidak terjadi gangguan terhadap aktivitas perdagangan selama masa transisi (IDNFinancials, 2026).
Respons Pemerintah dan Pelaku Pasar
Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan menghormati keputusan Iman Rachman. Menurut Airlangga, stabilitas pasar modal merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan (ANTARA News, 2026).
Respons serupa datang dari pelaku pasar yang menilai langkah Iman sebagai bentuk tanggung jawab moral. Meski demikian, analis menilai konsistensi kebijakan dan komunikasi BEI ke depan menjadi faktor penting dalam menjaga sentimen positif investor.
Pengunduran diri Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI menjadi momen penting dalam dinamika pasar modal Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga integritas lembaga dan memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan pasar.
Ikuti terus berita ekonomi, pasar modal, dan kebijakan keuangan terkini hanya di Garap Media. Temukan analisis dan perkembangan terbaru untuk memahami arah pasar Indonesia selanjutnya.
Referensi
