Ice Spice Rilis “Thootie” Bareng Tokischa, Bikin Kejutan Lewat Debut Rap Spanyol
Ice Spice kembali mencuri perhatian dunia musik dengan merilis single terbarunya berjudul Thootie, berkolaborasi dengan artis asal Republik Dominika, Tokischa. Lagu ini menjadi sorotan karena menghadirkan nuansa baru dalam musikalitas sang rapper, terutama lewat keberanian Ice Spice merap dalam bahasa Spanyol untuk pertama kalinya (Universal Music Canada, 2025).
Selain menampilkan sisi yang lebih ekspresif, Thootie juga memperlihatkan eksplorasi budaya yang kuat. Lagu ini memadukan warna dembow yang khas Karibia dengan gaya rap Bronx yang sudah menjadi identitas Ice Spice. Perpaduan dua dunia musik ini menciptakan karakter lagu yang unik sekaligus energik (Complex, 2025).
Transformasi Baru Ice Spice Lewat Thootie
Ice Spice Debut Rap Spanyol
Thootie dirilis pada 5 Desember 2025 melalui 10K Projects dan Capitol Records. Dalam rilisan ini, Ice Spice untuk pertama kalinya tampil menggunakan lirik dalam bahasa Spanyol, menunjukkan kedekatan dengan akar budayanya dan memberi warna baru pada gaya rap yang selama ini ia tampilkan (Universal Music Canada, 2025).
Siaran pers resmi menyebutkan bahwa Ice Spice merasa momen ini penting karena ia dapat menunjukkan sisi lain dirinya kepada publik. Kolaborasinya dengan Tokischa juga menjadi alasan utama keberanian tersebut, mengingat Tokischa dikenal sebagai figur penting dalam musik Latin kontemporer (FEMMUSIC, 2025).
Dembow dan Drill dalam Satu Irama
Lagu ini diproduseri oleh RiotUSA, produser yang selama ini menjadi otak di balik banyak hits Ice Spice. Dalam Thootie, RiotUSA memadukan beat dembow yang enerjik dengan nuansa drill khas New York, menciptakan sebuah komposisi yang terasa segar sekaligus agresif.
Masuknya Tokischa dengan gaya vokal eksplosif menambah dinamika dalam lagu. Kolaborasi keduanya menghadirkan kontras menarik antara flow lembut Ice Spice dengan karakter lantang milik Tokischa—kombinasi yang menjadikan Thootie mudah melekat dan berpotensi menjadi anthem pesta global (Ratings Game Music, 2025).
Video Musik: Republik Dominika Jadi Latar Utama
Video musik Thootie disutradarai oleh Richard Cordones dan menggunakan lokasi di Republik Dominika, menghadirkan suasana tropis dan penuh warna. Visualnya menunjukkan atmosfer pesta lokal, dengan elemen budaya Karibia yang ditonjolkan secara autentik (Universal Music Canada, 2025).
Ice Spice dan Tokischa terlihat menikmati suasana komunitas dengan latar gang warna-warni, tarian spontan, hingga estetika “bajo mundo” yang selama ini menjadi identitas visual dalam karya Tokischa (The Beat of the Capital, 2025).
Thootie menjadi bukti bahwa Ice Spice tengah berada dalam fase evolusi artistik. Keputusan untuk merap dalam bahasa Spanyol serta menggandeng Tokischa menunjukkan keberanian dan ambisinya untuk tampil lebih luas di panggung global.
Untuk kamu yang ingin mengikuti kabar terbaru dunia musik, terus ikuti update menarik lainnya hanya di Garap Media. Masih banyak rilisan dan analisis terbaru yang siap mengisi referensi hiburanmu.
Referensi
