HUAWEI WATCH D3 – HUAWEI WATCH D3 merupakan smartwatch yang mengutamakan pemantauan kesehatan dengan dukungan pengukuran tekanan darah, sensor ECG, dan layar AMOLED 1,92 inci. Perangkat ini juga menawarkan GPS dual-band, konektivitas Bluetooth 6.0, serta daya tahan baterai hingga enam hari dalam penggunaan tipikal, meski pemakaian fitur ABPM dapat memangkasnya menjadi satu hari.
Dari sisi desain, jam tangan pintar ini menggunakan casing aluminium alloy dengan bobot sekitar 40 gram tanpa tali. Huawei menyediakan pilihan warna Mocha Gold, Gold, dan Black, serta beberapa jenis tali untuk menyesuaikan gaya dan kenyamanan pengguna. (huawei)
Desain HUAWEI WATCH D3 dan Layar AMOLED
HUAWEI WATCH D3 memiliki dimensi 46,5 × 41 × 11,3 mm. Ketebalan 11,3 mm diukur pada bagian bodi tertipis, tidak termasuk area sensor, sehingga pengukuran aktual dapat berbeda sesuai bagian perangkat.
Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 1,92 inci dengan resolusi 408 × 480 piksel dan kepadatan 328 PPI. Spesifikasi tersebut memberikan ruang yang cukup untuk menampilkan informasi kesehatan, notifikasi, dan berbagai menu smartwatch.
Casing berbahan aluminium alloy tersedia dalam warna Gold, Light Gold, dan Black pada rincian spesifikasi bodi. Sementara itu, pilihan warna produk yang tercantum meliputi Mocha Gold, Gold, dan Black.
Untuk mendukung kenyamanan pemakaian, Huawei menyediakan tali sand composite leather, white composite leather, dan black HNBR. Lebar talinya mencapai 25,5 mm, dengan pilihan ukuran M untuk lingkar pergelangan tangan 130–160 mm dan ukuran L untuk 161–210 mm.
Bobot perangkat sekitar 40 gram tanpa tali. Smartwatch ini juga dilengkapi rotating crown untuk navigasi, tombol fungsi khusus ECG, speaker, dan mikrofon. (huawei)
Baca juga: Huawei Watch GT 7 Pro Bawa Fitur Golf, Diving hingga Trail Running
Fitur Kesehatan: Tekanan Darah, ECG, dan Detak Jantung
Salah satu daya tarik utama HUAWEI WATCH D3 adalah kelengkapan sensor untuk mendukung pemantauan kesehatan. Perangkat ini menggunakan sensor detak jantung optik, ECG, suhu, tekanan diferensial, serta sensor cahaya sekitar dan barometer.
Fitur ECG memungkinkan pengguna merekam aktivitas listrik jantung melalui perangkat yang dikenakan di pergelangan tangan. Sementara itu, sensor detak jantung optik mendukung pemantauan denyut jantung selama aktivitas sehari-hari.
Huawei juga menyediakan fitur ambulatory blood pressure monitoring atau ABPM untuk pemantauan tekanan darah secara berkala. Dalam pengaturan pengujian yang dijelaskan perusahaan, fitur tersebut melakukan pengukuran pada interval 15 menit.
Selain sensor kesehatan, perangkat ini memiliki sistem IMU sembilan sumbu yang terdiri dari akselerometer, giroskop, dan magnetometer. Sensor tersebut mendukung pengenalan gerakan dan pengumpulan data aktivitas pengguna.
Meskipun menawarkan fitur pemantauan kesehatan yang cukup lengkap, hasil pengukuran smartwatch tidak menggantikan pemeriksaan medis. Pengguna tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika mengalami keluhan atau memperoleh hasil pengukuran yang mengkhawatirkan. (huawei)
Konektivitas Bluetooth 6.0 dan GPS Dual-Band
HUAWEI WATCH D3 mendukung Bluetooth 6.0 pada frekuensi 2,4 GHz, termasuk Bluetooth BR dan BLE. Kombinasi ini mendukung konektivitas dengan smartphone serta penggunaan fitur komunikasi melalui speaker dan mikrofon bawaan.
Untuk navigasi, smartwatch ini dilengkapi GPS dual-band L1 dan L5. Perangkat tersebut juga mendukung GLONASS, BeiDou, Galileo, dan QZSS, sehingga dapat memanfaatkan beberapa sistem satelit untuk menentukan posisi.
Fitur NFC turut tersedia, tetapi layanan yang mendukungnya dapat berbeda menurut negara dan wilayah. Karena itu, pengguna perlu memastikan ketersediaan layanan NFC yang dibutuhkan sebelum membeli perangkat.
Dari sisi kompatibilitas, HUAWEI WATCH D3 dapat digunakan dengan smartphone Android 8.0 atau lebih baru dan iOS 13.0 atau lebih baru. Persyaratan tersebut membantu pengguna memeriksa kesesuaian perangkat dengan ponsel yang dimiliki. (huawei)
Baca juga: Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 Hadir dengan Sensor Jantung 5 Detik
Baterai HUAWEI WATCH D3 Bertahan hingga Enam Hari
Huawei mengklaim baterai HUAWEI WATCH D3 mampu bertahan hingga enam hari dalam penggunaan tipikal. Angka ini berasal dari pengujian laboratorium dengan pengaturan bawaan, pemantauan detak jantung aktif, pemantauan tidur TruSleep, stres, SpO₂, serta notifikasi yang diaktifkan.
Pengujian tersebut juga mencakup enam pengukuran tekanan darah dan lima pengukuran ECG setiap hari. Selain itu, skenarionya meliputi panggilan Bluetooth selama 30 menit per minggu, pemutaran musik selama 30 menit per minggu, dan rata-rata olahraga 90 menit setiap minggu.
Namun, daya tahan baterai berubah cukup signifikan ketika fitur ABPM digunakan. Dengan pengukuran tekanan darah setiap 15 menit, Huawei mengklaim baterai mampu bertahan hingga satu hari berdasarkan skenario pengujian yang sama.
Perbedaan tersebut penting bagi pengguna yang ingin memanfaatkan pemantauan tekanan darah secara intensif. Semakin sering fitur tertentu digunakan, semakin besar pula kemungkinan kebutuhan pengisian daya meningkat.
Pengisian daya dilakukan secara nirkabel menggunakan HUAWEI WATCH Wireless SuperCharger. Persyaratan tegangan dan arus pengisi daya yang tercantum adalah 5–10 V/2 A. (huawei)
Isi Kotak Penjualan HUAWEI WATCH D3
Paket penjualan HUAWEI WATCH D3 mencakup perangkat dengan tali airbag ukuran L dan tali pendek. Huawei juga menyertakan tali airbag ukuran M untuk memberikan pilihan penyesuaian ukuran pada pergelangan tangan.
Selain itu, tersedia penggaris untuk mengukur lingkar pergelangan tangan, pengisi daya nirkabel beserta kabel, serta dokumen panduan penggunaan, panduan pemakaian, informasi keselamatan, dan kartu garansi.
Kelengkapan tersebut membantu pengguna menyesuaikan tali sebelum menggunakan perangkat. Meski demikian, isi paket dan konfigurasi produk yang diterima sebaiknya tetap diperiksa berdasarkan ketentuan penjualan di wilayah masing-masing. (huawei)
Baca juga: Google Pixel Watch 5 Edisi Stephen Curry Hadir dengan AI dan Fitur Kesehatan
Apakah HUAWEI WATCH D3 Layak Dipertimbangkan?
HUAWEI WATCH D3 menawarkan kombinasi layar AMOLED, sensor kesehatan, GPS dual-band, dan konektivitas modern dalam perangkat berbobot sekitar 40 gram. Fitur ECG dan ABPM menjadi daya tarik bagi pengguna yang menginginkan pemantauan kesehatan lebih terperinci.
Hal yang perlu dipertimbangkan adalah daya tahan baterai ketika ABPM aktif, karena klaim penggunaan maksimalnya turun dari enam hari menjadi satu hari. Pengguna juga sebaiknya memastikan kompatibilitas smartphone dan ketersediaan layanan NFC sesuai kebutuhan.
Informasi spesifikasi ini mengacu pada data resmi Huawei Inggris. Harga dan ketersediaan HUAWEI WATCH D3 di Indonesia belum dapat dipastikan dari sumber tersebut, sehingga calon pembeli sebaiknya memeriksa informasi resmi Huawei Indonesia sebelum menentukan pilihan. (huawei)
Referensi
- Huawei. (2026). HUAWEI WATCH D3. https://consumer.huawei.com/uk/wearables/watch-d3/
