Heboh Surat MSCI Tak Digubris, Ini Respons Bos BEI

Last Updated: 12 February 2026, 11:14

Bagikan:

surat msci
Foto: Liputan6
Table of Contents

Isu mengenai surat MSCI yang disebut tidak mendapat tanggapan dari otoritas Indonesia ramai diperbincangkan publik. Kabar tersebut dikaitkan dengan pernyataan bahwa empat surat dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) tidak digubris hingga memicu perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik memberikan penjelasan terkait isu tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya surat dari MSCI, khususnya jika surat itu ditujukan langsung kepada pemerintah.

Klarifikasi BEI soal Surat MSCI

Jeffrey kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya surat dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang disebut tidak mendapat tanggapan hingga memicu kemarahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut, jika surat tersebut ditujukan langsung kepada pemerintah, BEI tidak mengetahuinya.

“Kalau kepada pemerintah kami tidak tahu,” kata Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI, ditulis Kamis (12/2/2026).

Pernyataan itu muncul setelah sebelumnya Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan terdapat empat surat dari MSCI yang tidak digubris. Jeffrey menyampaikan, hingga saat ini BEI maupun otoritas pasar modal tidak pernah menerima surat resmi sebagaimana yang ramai diberitakan.

“Ke regulator, ke kami, tidak ada surat. Kami mengikuti juga dari publikasi yang disampaikan kepada publik. Kalau surat kepada pemerintah tentu kami tidak mengetahui,” ujar Jeffrey.

Fokus pada Respons dan Perbaikan Internal

Jeffrey menilai polemik mengenai ada atau tidaknya surat bukanlah isu utama yang perlu diperdebatkan. Baginya, yang lebih penting adalah langkah konkret yang harus segera dilakukan untuk memperkuat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima arahan internal yang jelas untuk bergerak cepat. Sebagai pejabat yang baru menjabat, ia bersama jajaran BEI berupaya menyiapkan berbagai langkah responsif dalam waktu singkat.

“Tapi persoalannya menurut saya bukan disitu. Tapi tadi arahan dari Pak Hasyim sangat clear. Kami yang baru menjabat ini harus melakukan sesuatu sesegera mungkin dan itu sedang kami lakukan,” ujarnya.

Jeffrey menekankan bahwa langkah-langkah yang tengah disiapkan merupakan bagian dari upaya menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia. Hal tersebut juga dilakukan untuk memastikan stabilitas tetap terjaga di tengah sorotan publik terhadap isu surat MSCI.

Pertemuan Lanjutan dengan MSCI

Adapun Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar pertemuan lanjutan dengan Morgan Stanley Capital International sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pasar modal domestik. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya pada 2 Februari yang kemudian disusul pengiriman dokumen teknis pada 5 Februari.

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa pertemuan terbaru berlangsung dengan suasana positif dan konstruktif. Dialog antara kedua pihak disebut terus menunjukkan perkembangan dari waktu ke waktu.

“Kami ingin menyampaikan update terkait dengan pertemuan kami dengan MSCI barusan. Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya bahwa hari ini menindaklanjuti pertemuan dengan MSCI terkait di tanggal 2 Februari yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengiriman dokumen teknis tanggal 5 Februari,” ujar Jeffrey usai pertemuan terbaru dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI), di BEI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Penutup

Polemik surat MSCI yang disebut tak digubris menjadi perhatian publik karena menyeret nama otoritas pasar modal hingga Presiden. Namun, dari penjelasan resmi yang disampaikan, BEI menegaskan tidak pernah menerima surat sebagaimana yang diberitakan dan tetap fokus pada langkah konkret untuk memperkuat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar pasar modal, saham, investasi, ekonomi nasional, kebijakan pemerintah, dinamika bursa, perkembangan emiten, dan isu finansial terkini hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /