Sebuah video yang menunjukkan aksi drifting Pondok Indah viral di media sosial dan menarik perhatian warga. Dalam rekaman tersebut, sebuah mobil sedan melakukan manuver berbahaya di bundaran dekat Pondok Indah Mall (PIM) pada malam hari, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain (ANTARA News, 2026).
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, menegaskan bahwa pihaknya tengah menyelidiki kejadian ini untuk mengidentifikasi pengemudi dan menegakkan hukum sesuai aturan lalu lintas (NTVNews.id, 2026).
Kronologi Drifting di Jalan Raya Pondok Indah
Video menunjukkan mobil sedan melaju dari lampu merah PIM 3, kemudian melakukan manuver drift di tengah persimpangan sebelum meninggalkan lokasi. Aksi ekstrem ini direkam pada Sabtu malam, 3 Januari 2026, dan baru viral setelah diunggah ke media sosial (detikOto, 2026).
Bagi sebagian warganet, aksi ini terlihat menghibur, tetapi bagi banyak pihak, hal ini sangat berbahaya dan melanggar aturan keselamatan jalan raya (Konteks.co.id, 2026).
Penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian memfokuskan penyelidikan pada:
- Identitas pengemudi mobil yang melakukan drift.
- Kronologi kejadian untuk menentukan unsur pelanggaran hukum.
- Analisis risiko keselamatan yang ditimbulkan bagi pengguna jalan lain.
Kompol Mujiyanto menekankan bahwa aksi drifting di jalan umum, apalagi di persimpangan padat, sangat berisiko dan melanggar peraturan lalu lintas (MetroTVNews, 2026).
Imbauan Keselamatan dan Analisis Ahli
Menurut Sony Susmana dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), drifting sebaiknya hanya dilakukan di lintasan resmi dengan pengawasan instruktur. Anak muda yang melakukan aksi ini di Pondok Indah masih minim pengalaman, sehingga risikonya tinggi (detikOto, 2026).
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak meniru aksi serupa dan selalu melaporkan jika menemukan video atau aktivitas berbahaya di jalan umum (ANTARA News, 2026).
Dampak Sosial dan Respons Warganet
Video drifting Pondok Indah memicu beragam komentar:
- Sebagian warganet menilai aksi ini menghibur.
- Sebagian lain menekankan risiko kecelakaan yang sangat tinggi.
Aksi ekstrem di jalan umum ini menunjukkan bahwa keselamatan publik harus tetap menjadi prioritas. Patroli rutin dan edukasi keselamatan berkendara menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan (Konteks.co.id, 2026).
Kasus drifting Pondok Indah menjadi pengingat bahwa jalan raya bukan tempat untuk aksi ekstrem. Keselamatan pengguna jalan lain harus selalu menjadi prioritas.
Ikuti terus berita terkini di Garap Media untuk update tentang peristiwa, aturan lalu lintas, dan tips berkendara aman agar selalu terhindar dari risiko berbahaya di jalan.
Referensi