Hasil Lengkap Ganda Putri Indonesia di Hong Kong Open 2025: Tumbang di Babak 16 Besar!
Perjuangan ganda putri Indonesia di Hong Kong Open 2025 (BWF World Tour Super 500) harus terhenti di babak 16 besar. Tiga wakil Merah Putih, yakni Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, serta Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, belum mampu melangkah lebih jauh setelah menghadapi lawan-lawan tangguh dari Jepang dan Malaysia.
Berikut rangkuman jalannya pertandingan ganda putri Indonesia di babak 16 besar.
Apriyani/Fadia vs Shida/Igarashi
Duet utama Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, menghadapi pasangan unggulan keenam asal Jepang, Chiharu Shida/Arisa Igarashi.
- Gim pertama: Apri/Fadia sempat mengimbangi permainan cepat lawan hingga kedudukan 14-14. Namun, kesalahan beruntun membuat mereka kehilangan momentum dan menyerah 16-21.
- Gim kedua: Pasangan Indonesia tampil lebih agresif dan bahkan memimpin 18-16. Sayangnya, Shida/Igarashi mampu membalikkan keadaan lewat rally panjang yang melelahkan. Apri/Fadia akhirnya kalah tipis 19-21.
Kekalahan dua gim langsung ini membuat Apri/Fadia harus puas terhenti di babak 16 besar.
Febriana/Meilysa vs Pearly/Thinaah
Pasangan muda Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, bertemu unggulan kedua asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
- Gim pertama: Pertandingan berlangsung ketat. Febriana/Meilysa sempat memberikan perlawanan sengit, tetapi kalah tipis 18-21.
- Gim kedua: Meski berusaha bangkit, pertahanan rapat Pearly/Thinaah sulit ditembus. Pasangan Indonesia akhirnya kembali tumbang dengan skor 17-21.
Kekalahan ini membuat langkah Febriana/Meilysa juga terhenti di babak 16 besar.
Lanny/Amallia vs Iwanaga/Nakanishi
Pasangan muda Indonesia lainnya, Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi, menghadapi lawan tangguh dari Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (unggulan 4).
- Gim pertama: Sejak awal, Iwanaga/Nakanishi tampil dominan dengan serangan agresif. Lanny/Amallia kesulitan keluar dari tekanan dan harus menyerah 12-21.
- Gim kedua: Lanny/Amallia mencoba meningkatkan tempo permainan, namun pertahanan rapat dan serangan lawan kembali membuat mereka tertinggal hingga kalah 14-21.
Dengan hasil ini, Lanny/Amallia juga harus puas terhenti di babak 16 besar.
Tersingkirnya tiga wakil ganda putri Indonesia di babak 16 besar Hong Kong Open 2025 menjadi evaluasi penting jelang turnamen berikutnya. Meski gagal melaju ke perempat final, pengalaman menghadapi lawan-lawan unggulan dunia diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan performa di ajang mendatang.
Ikuti terus berita terbaru seputar bulutangkis dan olahraga lainnya hanya di Garap Media.
Lampiran Referensi
