Harga Perak Antam 11 Februari 2026 Turun ke Rp50.850 per gram

Last Updated: 11 February 2026, 13:41

Bagikan:

harga perak antam
Foto: Metro TV
Table of Contents

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat pergerakan harga perak yang signifikan pada Rabu, 11 Februari 2026. Harga perak Antam hari ini ambles Rp600, ke level Rp50.850 per gram. Penurunan ini terjadi setelah harga perak pada Selasa, 10 Februari 2026, sempat melonjak ke level Rp51.450 per gram. Meskipun mengalami koreksi, perak tetap menjadi pilihan investasi menarik, terutama saat harga emas sudah tinggi.

Penurunan perak Antam sejalan dengan koreksi emas Antam. Mengutip logammulia.com, emas Antam hari ini dipatok Rp2.947.000 per gram, turun dari Rp2.954.000 per gram pada perdagangan Selasa. Investor dapat memanfaatkan dinamika pasar untuk diversifikasi portofolio mereka. Sementara itu, perak global menunjukkan penguatan tipis pada Selasa malam waktu AS, meski harga spot internasional sedikit melemah.

Fluktuasi Harga Perak Antam per Gram

Pada 11 Februari 2026, perak Antam tercatat Rp50.850 per gram, turun Rp600 dari hari sebelumnya. Penurunan ini mengikuti pelemahan harga perak dunia akibat komentar hawkish pejabat Federal Reserve. Sehari sebelumnya, harganya sempat berada di level Rp51.450 per gram setelah melonjak Rp1.500, mencerminkan sensitivitas pasar terhadap kebijakan moneter dan kondisi ekonomi makro. Meskipun terjadi koreksi, logam mulia ini tetap menarik sebagai pilihan investasi.

Rincian Harga Perak Batangan Antam

Antam menawarkan perak dalam bentuk batangan sebagai alternatif investasi. Pada 11 Februari 2026, perak batangan 250 gram dipatok Rp13.112.500, belum termasuk PPN 11% sehingga harga menjadi Rp14.554.875. Perak Heritage 186,6 gram dihargai Rp11.653.906 sebelum PPN dan Rp12.935.836 setelah PPN. Produk Antam memiliki kemurnian tinggi, menjadikannya pilihan untuk diversifikasi aset.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Perak Global

Pergerakan perak, termasuk produk Antam, sangat dipengaruhi faktor global. Komentar hawkish pejabat Federal Reserve yang mengindikasikan suku bunga tinggi menekan logam mulia. Namun, data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan dapat mendorong kebijakan Fed lebih longgar, memberikan efek positif pada perak. Selain itu, permintaan safe haven akibat risiko geopolitik global juga mendukung nilainya. Investor disarankan mencermati rilis data tenaga kerja AS, seperti Non Farm Payrolls, yang dapat memengaruhi pergerakan dolar dan pasar logam mulia.

Penutup

Harga perak Antam yang turun ke Rp50.850 per gram pada 11 Februari 2026 menunjukkan dinamika pasar logam mulia yang sensitif namun tetap menarik untuk strategi diversifikasi investasi logam mulia. Perak tetap menjadi alternatif selain emas, terutama bagi investor yang ingin memanfaatkan fluktuasi harga sebagai peluang akumulasi.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar harga emas, harga perak, komoditas, pasar saham, investasi, ekonomi global, valuta asing, energi, properti, dan kripto hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /