Harga Bitcoin Terpuruk Usai Pekan Berat, Prospek Masih Volatil

Last Updated: 3 February 2026, 12:40

Bagikan:

harga bitcoin
Foto: Ajaib Alpha
Table of Contents

Harga Bitcoin mulai menunjukkan tanda pemulihan terbatas pada perdagangan Senin kemarin, setelah melewati pekan yang berat dan penuh tekanan. Mata uang kripto terbesar di dunia itu sempat jatuh ke bawah level USD 80.000 untuk pertama kalinya sejak April 2025.

Mengacu data CoinMetrics, Bitcoin diperdagangkan di level USD 78.233,92 pada Senin sore waktu AS, menguat sekitar 1% dalam 24 jam terakhir. Meski demikian, harga sempat merosot hingga USD 74.876 sebelum memangkas sebagian kerugiannya. Secara mingguan, Bitcoin telah turun sekitar 12% dan menghapus nilai pasar lebih dari USD 200 miliar, menurut CoinMarketCap.

Pelemahan Harga Bitcoin

Analis riset di bursa kripto Nexo, Dessislava Ianeva, menilai pelemahan Bitcoin terjadi seiring pergeseran sentimen global ke arah aset berisiko rendah. Tekanan harga lebih dipicu kondisi likuiditas yang tipis selama akhir pekan, bukan masalah fundamental di pasar kripto.

“Penurunan Bitcoin bertepatan dengan perubahan sentimen global ke arah risk-off dan diperparah oleh likuiditas akhir pekan yang sangat tipis, bukan oleh isu spesifik kripto atau tekanan fundamental,” ujar Ianeva.

Korelasi dengan Saham dan Logam Mulia

Bitcoin dikenal memiliki korelasi dengan aset berisiko seperti saham. Tekanan di Wall Street pada Jumat lalu, terutama saham teknologi seperti Microsoft yang anjlok 10% usai laporan kinerja mengecewakan, ikut membebani pasar kripto. Sentimen negatif ini juga merembet ke bursa Eropa dan Asia. Harga emas dan perak juga melanjutkan pelemahan. Perak bahkan sempat jatuh 30% pada Jumat, mencatatkan penurunan harian terburuk sejak Maret 1980.

Likuidasi dan Dampak Harga Bitcoin

Tekanan Bitcoin semakin dalam akibat aksi likuidasi paksa, ketika posisi perdagangan otomatis ditutup saat harga menyentuh level tertentu. Data Coinglass mencatat lebih dari USD 2 miliar posisi long dan short Bitcoin telah terlikuidasi sejak Kamis lalu. Pada Sabtu saja, total likuidasi di pasar kripto mencapai USD 2,56 miliar, termasuk dalam 10 kejadian likuidasi terbesar sepanjang sejarah.

Investor juga mencermati dampak kebijakan moneter setelah Kevin Warsh ditunjuk menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve. Selain itu, minat investor terhadap aset kripto melemah. CoinShares melaporkan produk investasi aset digital mencatat arus keluar dana sebesar USD 1,7 miliar dalam dua pekan terakhir, sehingga total arus keluar sepanjang tahun ini mencapai USD 1 miliar.

“Ini menandakan penurunan signifikan dalam sentimen investor terhadap kelas aset ini,” kata Kepala Riset CoinShares, James Butterfill.

Risiko Geopolitik dan Prospek Volatilitas

Analis Bitbank, Yuya Hasegawa, menyebut aksi jual Bitcoin dipicu kombinasi meningkatnya risiko geopolitik global dan pelemahan saham teknologi. Selain itu, runtuhnya harga logam mulia juga berperan, padahal selama ini menjadi alternatif aset lindung nilai.

Meski kerap disebut sebagai aset pelindung saat gejolak pasar, Bitcoin tercatat turun sekitar 22% dalam setahun terakhir. Mata uang kripto lain seperti Ether dan XRP juga melemah. Volatilitas diperkirakan masih tinggi, dengan Bitcoin berpotensi menemukan level dasar jangka pendek di kisaran USD 70.000. Namun, analis lain lebih pesimistis. Kepala Strategi Ekuitas Zacks, John Blank, memperkirakan harga Bitcoin bisa turun hingga USD 40.000 tahun ini.

“Kita bisa mencapainya dengan sangat cepat, atau lebih mungkin dalam enam hingga delapan bulan ke depan,” ujarnya.

Sebagai catatan, dalam siklus sebelumnya, Bitcoin pernah anjlok 70% hingga 80% dari level tertingginya. Dari rekor tertinggi USD 126.000 yang dicapai Oktober lalu, penurunan ke USD 40.000 berarti koreksi sekitar 70%.

Penutup

Harga Bitcoin tetap berada di bawah tekanan setelah pekan berat, dan prospek jangka pendek masih penuh volatilitas. Investor perlu memantau pergerakan pasar dengan hati-hati dan mempertimbangkan strategi risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Jangan lewatkan berita lainnya di Garap Media untuk mendapatkan informasi terkini seputar Bitcoin dan aset kripto lainnya, serta analisis mendalam tentang pasar keuangan global.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /