Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Motor Bekas

Last Updated: 2 December 2024, 14:18

Bagikan:

Motor bekas yang sedang diperiksa untuk kondisi mesin dan fisik sebelum pembelian
Table of Contents

Membeli motor bekas bisa menjadi pilihan cerdas bagi mereka yang ingin memiliki kendaraan dengan harga lebih terjangkau. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar Anda tidak terjebak dengan motor bekas yang bermasalah. Berikut adalah beberapa tips dan hal yang harus diperhatikan saat membeli motor bekas.

1. Periksa Kondisi Mesin Saat Membeli Motor Bekas

Mesin adalah komponen utama yang harus diperiksa secara teliti ketika membeli motor bekas. Pastikan mesin masih dalam kondisi baik dan tidak ada tanda-tanda kerusakan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Suara mesin: Pastikan suara mesin halus dan tidak berisik. Jika mesin terdengar kasar atau ada suara tidak normal, itu bisa menjadi tanda adanya masalah.
  • Asap dari knalpot: Perhatikan apakah motor mengeluarkan asap berlebihan, terutama asap berwarna biru atau hitam. Ini bisa menandakan adanya masalah pada mesin atau sistem pembakaran.
  • Kinerja mesin: Cobalah untuk menyalakan motor dan rasakan apakah mesin berjalan dengan lancar saat dipacu.

2. Dokumen yang Harus Lengkap Saat Membeli Motor Bekas

Sebelum membeli motor bekas, pastikan semua dokumen kendaraan lengkap dan sah. Hal-hal yang perlu dipastikan adalah:

  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan): Pastikan STNK sesuai dengan data motor dan pemilik yang ada.
  • BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor): Cek apakah BPKB asli dan tidak ada masalah hukum terkait kepemilikan motor.
  • Faktur Pembelian: Periksa apakah motor tersebut memiliki bukti transaksi yang sah.

3. Cek Kondisi Fisik Motor

Kondisi fisik motor bekas juga sangat penting untuk diperiksa. Beberapa bagian yang perlu dicek meliputi:

  • Bodi: Periksa apakah ada bekas tabrakan atau kerusakan pada bodi motor. Cek apakah ada cat yang terkelupas atau penyok yang mencurigakan.
  • Ban: Ban yang sudah tipis atau aus dapat mempengaruhi kenyamanan berkendara. Pastikan ban masih memiliki tapak yang cukup untuk digunakan.
  • Rangka: Periksa kondisi rangka motor apakah ada bagian yang bengkok atau retak. Rangka yang rusak bisa mengindikasikan kecelakaan serius.

4. Periksa Kelistrikan

Kelistrikan motor sangat penting untuk memastikan semua fungsi kendaraan berjalan dengan baik. Pastikan semua sistem kelistrikan berfungsi dengan baik, termasuk:

  • Lampu: Periksa lampu depan, lampu belakang, dan lampu sein. Lampu yang mati atau redup bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem kelistrikan.
  • Baterai: Pastikan baterai motor dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan. Cobalah untuk menyalakan motor beberapa kali untuk melihat apakah motor sulit menyala.

5. Uji Coba Berkendara Sebelum Membeli Motor Bekas

Sebelum memutuskan untuk membeli, pastikan Anda melakukan uji coba berkendara. Ini akan memberi Anda gambaran langsung tentang bagaimana performa motor tersebut saat digunakan. Perhatikan hal-hal berikut saat uji coba:

  • Kenyamanan: Rasakan kenyamanan saat berkendara, seperti posisi duduk, suspensi, dan kestabilan motor.
  • Rem: Pastikan rem depan dan belakang berfungsi dengan baik dan tidak terasa blong.
  • Transmisi: Periksa apakah transmisi motor berjalan dengan lancar, tanpa ada rasa terhambat atau kesulitan dalam memindahkan gigi.

6. Periksa Riwayat Servis dan Perawatan

Tanyakan pada penjual mengenai riwayat servis motor tersebut. Motor yang sering dirawat dengan baik biasanya memiliki umur pakai yang lebih lama. Mintalah bukti servis jika memungkinkan dan pastikan motor tersebut tidak memiliki masalah teknis yang berulang.

7. Periksa Harga Pasar Motor Bekas Tersebut

Pastikan harga motor bekas yang Anda pilih sesuai dengan kondisi dan tahun pembuatan motor tersebut. Anda bisa memeriksa harga pasar motor bekas yang serupa untuk memastikan Anda mendapatkan harga yang wajar.

8. Cek Tahun Pembuatan dan Kilometer

Tahun pembuatan dan jarak tempuh motor juga memengaruhi harga dan kondisi motor bekas. Semakin tua motor dan semakin tinggi jarak tempuh, semakin besar kemungkinan adanya kerusakan pada komponen-komponen utama. Pastikan untuk memeriksa kilometer yang tercatat pada odometer motor.

9. Hati-hati dengan Penjual Tidak Jujur

Terakhir, pastikan Anda membeli motor bekas dari penjual yang terpercaya. Hindari membeli motor dari individu yang tidak bisa memberikan informasi lengkap mengenai kondisi motor dan dokumen terkait. Jika memungkinkan, lakukan transaksi di tempat yang sudah memiliki reputasi baik, seperti dealer motor bekas resmi.

Kesimpulan

Membeli motor bekas bisa menjadi pilihan yang cerdas jika Anda teliti dan hati-hati dalam memeriksa semua aspek kendaraan. Pastikan untuk memeriksa kondisi mesin, kelengkapan dokumen, kondisi fisik motor, kelistrikan, serta riwayat servis. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda bisa memastikan bahwa motor bekas yang Anda beli masih layak pakai dan bebas dari masalah yang dapat merugikan di kemudian hari.

 


Untuk kamu yang ingin terus update dengan berita menarik lainnya seputar hobi, gaya hidup, dan tips bermanfaat, jangan lupa kunjungi Garap MediaDapatkan informasi terbaru yang inspiratif dan penuh ide seru hanya di platform kami.

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /