Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono membuka open house satu tahun Sekolah Rakyat di SRMA 13 Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan yang berlangsung serentak di 182 titik ini memperkenalkan program pendidikan yang telah menjangkau lebih dari 44.000 anak di 34 provinsi Indonesia (detikNews, 2026).
Open House Sekolah Rakyat Digelar Serentak di 182 Titik Indonesia
Kementerian Sosial (Kemensos) menyelenggarakan open house untuk memperkenalkan pelaksanaan Sekolah Rakyat kepada masyarakat. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada warga untuk melihat langsung aktivitas pembelajaran, fasilitas sekolah, dan pembinaan siswa.
Gus Ipul membuka kegiatan bersama Agus Jabo Priyono dari SRMA 13 Bekasi. Sekolah Rakyat di berbagai daerah turut mengikuti kegiatan tersebut secara serentak.
Melalui open house, Kemensos mengajak kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar untuk mengenal kegiatan sekolah sekaligus memberikan masukan bagi pengembangan program. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan siswa (Liputan6.com, 2026).
Sekolah Rakyat Menjangkau Lebih dari 44.000 Anak di 34 Provinsi
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Hingga Oktober 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 44.000 anak di 34 provinsi melalui 182 titik penyelenggaraan (detikNews, 2026).
Program ini tidak hanya menyediakan pembelajaran akademik, tetapi juga mendorong pembentukan karakter dan peningkatan kepercayaan diri siswa. Sekolah memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan melalui kegiatan belajar dan aktivitas ekstrakurikuler.
Beberapa kegiatan yang mendukung pengembangan siswa meliputi:
- Pendidikan akademik: siswa mengikuti pembelajaran sesuai jenjang pendidikan.
- Pembinaan karakter: sekolah mendorong kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.
- Pengembangan keterampilan: siswa menampilkan kemampuan melalui seni, olahraga, dan karya kreatif.
- Pemanfaatan fasilitas belajar: siswa menggunakan fasilitas pendukung untuk menunjang proses pembelajaran.
Gus Ipul Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ia menyampaikan, “Keberhasilan Sekolah Rakyat bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian semua.”
Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengunjungi sekolah, mengenali kebutuhan siswa, dan menyampaikan masukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Open house di SRMA 13 Bekasi juga menampilkan beragam hasil karya siswa, mulai dari kerajinan berbahan daur ulang, produk sabun, robotik, miniatur kapal pemadam kebakaran, hingga telur asin. Para siswa turut memperlihatkan kemampuan melalui tarian Nusantara, pencak silat, paduan suara, pidato dalam empat bahasa asing, dan pembacaan puisi (Liputan6.com, 2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal potensi siswa dan fasilitas pembelajaran di Sekolah Rakyat. Kemensos berharap partisipasi publik dapat memperkuat dukungan terhadap pengembangan program pendidikan tersebut.
Pembaca dapat menemukan berita lain mengenai pendidikan, kebijakan pemerintah, dan perkembangan sosial di Indonesia melalui Garap Media. Artikel-artikel tersebut menyajikan informasi terkini untuk membantu pembaca memahami berbagai peristiwa nasional.
Kunjungi Garap Media secara berkala untuk mengikuti perkembangan program pendidikan, kegiatan pemerintah, serta isu-isu lain yang berpengaruh terhadap masyarakat.
Referensi
