Google Rilis Gemini 3 Flash Jadi AI Default, Lebih Cepat dan Multimodal

Last Updated: 19 December 2025, 02:47

Bagikan:

emini 3 Flash
Google resmi menghadirkan Gemini 3 Flash sebagai AI default di aplikasi Gemini, menandai era baru kecerdasan buatan yang lebih cepat dan efisien bagi pengguna global. Sumber gambar: Gizmochina
Table of Contents

Google kembali meluncurkan inovasi terbaru di bidang kecerdasan buatan dengan merilis Gemini 3 Flash sebagai model AI bawaan di aplikasi Gemini. Langkah ini menandai peningkatan signifikan dalam strategi Google untuk menghadirkan AI yang lebih cepat dan efisien bagi pengguna global (ANTARA News, 2025).

Tak hanya di aplikasi Gemini, Google juga mulai menggulirkan Gemini 3 Flash secara global di Google Search melalui AI Mode. Dengan demikian, model ini menjadi tulang punggung baru dalam interaksi AI Google sehari-hari (Google Blog, 2025).

Gemini 3 Flash Resmi Jadi Model AI Default

Berdasarkan laporan ANTARA News, Google secara resmi menjadikan Gemini 3 Flash sebagai model AI default di aplikasi Gemini, menggantikan Gemini 2.5 Flash. Pengguna kini secara otomatis menggunakan Gemini 3 Flash tanpa perlu memilih model secara manual (ANTARA News, 2025).

Keputusan ini diambil karena Gemini 3 Flash dinilai memiliki keseimbangan terbaik antara kecepatan, efisiensi, dan kecerdasan penalaran. Google ingin memastikan pengalaman AI yang lebih konsisten dan responsif bagi seluruh pengguna.

Performa dan Keunggulan Gemini 3 Flash

Fokus pada Kecepatan dan Efisiensi

Dalam rilis resminya, Google menyebut Gemini 3 Flash sebagai model AI yang dibangun dengan pendekatan speed-first. Model ini mampu menghasilkan jawaban lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya, tanpa mengorbankan kualitas hasil (Google Blog, 2025).

Pendekatan tersebut membuat Gemini 3 Flash cocok untuk kebutuhan harian seperti menjawab pertanyaan singkat, merangkum informasi, hingga membantu pembuatan konten secara instan.

Dukungan Multimodal yang Lebih Luas

Selain teks, Gemini 3 Flash juga mendukung pemrosesan multimodal, termasuk gambar, audio, dan video. Pengguna dapat mengunggah konten visual dan meminta AI memberikan analisis atau penjelasan kontekstual secara langsung (ANTARA News, 2025).

Kemampuan multimodal ini memperluas fungsi aplikasi Gemini, menjadikannya alat bantu yang lebih fleksibel untuk kebutuhan edukasi, pekerjaan kreatif, maupun analisis konten.

Digunakan di Google Search dan Aplikasi Lain

Google mengonfirmasi bahwa Gemini 3 Flash mulai digulirkan secara global di Google Search melalui AI Mode. Artinya, model ini tidak hanya digunakan di aplikasi Gemini, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pencarian Google (Google Blog, 2025).

Gemini 3 Flash juga diposisikan sebagai model AI default karena performanya yang stabil dan biaya komputasi yang lebih efisien dibandingkan model AI kelas atas lainnya (Gizmochina, 2025).

Dampak bagi Pengguna dan Ekosistem AI

Dengan Gemini 3 Flash sebagai model bawaan, pengguna dapat menikmati pengalaman AI yang lebih cepat dan praktis. Proses interaksi menjadi lebih singkat, sementara hasil yang diberikan tetap relevan dan kontekstual.

Bagi Google, langkah ini sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan AI global. Dengan menghadirkan AI cepat dan mudah diakses, Google berupaya memperluas adopsi AI ke berbagai lapisan pengguna.

Peluncuran Gemini 3 Flash sebagai model AI default menegaskan komitmen Google untuk terus mengembangkan kecerdasan buatan yang efisien dan mudah digunakan. Kecepatan dan kemampuan multimodal menjadi nilai utama yang ditawarkan model ini.

Untuk mengetahui perkembangan teknologi terbaru lainnya, pembaca dapat terus mengikuti berita dan artikel pilihan seputar inovasi digital hanya di Garap Media.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /