Google resmi memperkenalkan kemampuan baru di aplikasi Gemini melalui model musik terbarunya, Gemini Lyria 3. Fitur ini memungkinkan pengguna menciptakan musik berdurasi sekitar 30 detik hanya dengan mengetikkan deskripsi teks atau memberikan referensi visual.
Peluncuran ini menandai langkah lanjutan Google dalam pengembangan AI generatif yang kini tidak hanya berfokus pada teks dan gambar, tetapi juga audio. Sejumlah media internasional dan nasional turut melaporkan bahwa teknologi ini menjadi bagian dari ekspansi besar Gemini dalam ranah kreativitas digital (Google Blog, 2026; SiliconANGLE, 2026; VOI, 2026).
Apa Itu Gemini Lyria 3?
Gemini Lyria 3 dan Terobosan Musik AI
Gemini Lyria 3 merupakan model AI generatif musik yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi Gemini. Google menjelaskan bahwa fitur ini dirancang untuk menghadirkan cara baru mengekspresikan diri melalui musik berbasis AI, cukup dengan prompt teks sederhana (Google Blog, 2026).
Pengguna dapat mendeskripsikan suasana, genre, atau tema tertentu, lalu sistem akan menghasilkan klip musik pendek sesuai instruksi tersebut. Bahkan, input gambar dapat membantu AI memahami konteks visual yang ingin diterjemahkan menjadi komposisi audio (Google Blog, 2026).
Lyria 3 menjadi bagian dari strategi Google memperluas kemampuan multimodal Gemini. Model ini difokuskan pada pembuatan musik pendek yang praktis, mudah dibagikan, dan relevan untuk kebutuhan konten digital (SiliconANGLE, 2026).
Cara Kerja Gemini Lyria 3 di Aplikasi
Prompt Teks dan Visual Jadi Musik
Dalam praktiknya, pengguna hanya perlu menuliskan perintah seperti “musik pop ceria untuk video liburan” atau “lagu instrumental santai bernuansa malam”. Sistem kemudian memproses deskripsi tersebut menjadi klip musik berdurasi sekitar 30 detik (VOI, 2026).
Fitur ini memungkinkan pembuatan lagu melalui teks dan gambar, sehingga pengguna tidak memerlukan keahlian produksi musik profesional. Hal ini menjadikan Gemini Lyria 3 sebagai alat eksplorasi kreatif yang cepat dan praktis (VOI, 2026).
Kemampuan Gemini dalam menciptakan lagu lewat deskripsi teks menunjukkan perkembangan signifikan AI generatif di bidang audio. Teknologi ini dinilai memperluas akses masyarakat terhadap proses penciptaan musik berbasis digital (ANTARA News, 2026).
Dampak Gemini Lyria 3 bagi Industri Kreatif
Peluang dan Tantangan Musik AI
Kehadiran Gemini Lyria 3 membuka peluang besar bagi kreator konten digital. Dengan durasi sekitar 30 detik, musik yang dihasilkan cocok untuk kebutuhan video pendek, reels, hingga konten media sosial (VOI, 2026).
Model ini menunjukkan bagaimana AI semakin terintegrasi dalam proses kreatif sehari-hari. Namun demikian, pembahasan soal batas kreativitas AI dan isu hak cipta tetap menjadi perhatian dalam perkembangan teknologi musik generatif (SiliconANGLE, 2026).
Inovasi ini bertujuan memberikan cara baru bagi pengguna untuk mengekspresikan diri, bukan menggantikan musisi profesional. AI diposisikan sebagai alat bantu eksplorasi ide dan inspirasi (Google Blog, 2026).
Masa Depan Gemini Lyria 3
Akankah Mengubah Industri Musik?
Saat ini, kemampuan Gemini Lyria 3 masih berfokus pada pembuatan klip musik pendek. Meski demikian, perkembangan ini menunjukkan potensi besar integrasi AI dalam produksi audio digital secara lebih luas di masa depan.
Kehadiran fitur penciptaan lagu berbasis teks di Gemini menjadi indikator kuat bahwa teknologi AI semakin mudah diakses publik. Jika terus dikembangkan, bukan tidak mungkin durasi, kompleksitas aransemen, dan kontrol kreatif akan semakin ditingkatkan (ANTARA News, 2026).
Transformasi ini menandai babak baru dalam kolaborasi antara manusia dan mesin dalam menciptakan karya seni berbasis teknologi.
Gemini Lyria 3 membuktikan bahwa inovasi AI generatif terus berkembang dan kini menyentuh sektor musik secara langsung. Dengan hanya bermodal teks atau gambar, pengguna sudah bisa menghasilkan musik instan dalam hitungan detik.
Ikuti terus perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, dan industri kreatif terbaru hanya di Garap Media. Temukan berita dan analisis mendalam lainnya untuk memahami arah transformasi digital yang semakin cepat.
Referensi
