Kota Depok mendadak diliputi keresahan setelah muncul laporan ancaman bom sekolah Depok yang menyasar sedikitnya 10 sekolah menengah. Ancaman tersebut diterima pada Selasa (23/12/2025) dan langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian demi menjamin keselamatan siswa, pengajar, serta tenaga kependidikan.
Menindaklanjuti laporan itu, Polres Metro Depok bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Gegana Brimob Polri segera melakukan penyisiran di sejumlah sekolah yang disebut menjadi target ancaman. Hingga kini, aparat memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan bertahap.
Ancaman Bom Sekolah Depok Dilaporkan ke Polisi
Ancaman bom tersebut pertama kali diketahui setelah pihak kepolisian menerima informasi dari sekolah yang mendapatkan pesan berisi ancaman. Polisi tidak mengabaikan laporan itu dan langsung mengerahkan personel ke lokasi-lokasi yang dimaksud (Antara News, 2025).
Menurut keterangan kepolisian, langkah cepat diambil untuk mencegah potensi risiko dan menenangkan masyarakat. Aparat juga meminta pihak sekolah tetap berkoordinasi dan tidak mengambil tindakan sendiri tanpa arahan resmi.
Daftar Sekolah yang Menjadi Sasaran
Berikut adalah sepuluh sekolah yang dilaporkan menerima ancaman bom berdasarkan informasi kepolisian yang dikutip dari detikNews (detikNews, 2025):
- SMA Arrahman
- SMA Al Mawaddah
- SMA 4 Depok
- SMA PGRI 1
- SMA Bintara Depok
- Budi Bakti
- SMA Cakra Buana
- SMA 7 Sawangan
- SMA Nururrahman
- SMAN 6 Depok
Daftar ini mencakup sekolah menengah yang tersebar di berbagai titik Kota Depok, menunjukkan bahwa ancaman ini tidak hanya terjadi di satu lokasi saja dan memerlukan penanganan terpadu dari aparat keamanan.
Penyisiran Gegana dan Hasil Sementara
Tim Gegana Brimob Polri bersama Jibom melakukan penyisiran menyeluruh di sekolah-sekolah yang dilaporkan. Hingga sore hari, beberapa sekolah telah dinyatakan aman dan tidak ditemukan benda mencurigakan maupun bahan peledak (Antara News, 2025).
Meski demikian, kepolisian menegaskan proses pemeriksaan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap sudut sekolah diperiksa untuk memastikan lingkungan benar-benar steril sebelum aktivitas belajar kembali berjalan normal.
Respons Polisi dan Imbauan kepada Masyarakat
Pihak Polres Metro Depok mengimbau masyarakat, khususnya orang tua siswa, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Polisi memastikan setiap laporan ditangani secara profesional dan sesuai prosedur (CNN Indonesia, 2025).
Aparat juga mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan kabar simpang siur terkait ancaman bom karena dapat memicu kepanikan yang lebih luas.
Dampak Ancaman Bom terhadap Aktivitas Sekolah
Ancaman bom ini berdampak pada aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah. Beberapa sekolah memilih menunda kegiatan tatap muka hingga proses penyisiran selesai demi keselamatan bersama.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan keamanan di lingkungan pendidikan, termasuk kesiapan prosedur darurat dan komunikasi cepat antara sekolah, aparat, dan orang tua siswa.
Kasus ancaman bom sekolah Depok menegaskan bahwa keamanan lingkungan pendidikan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Langkah cepat kepolisian dan tim Gegana diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah.
Ikuti perkembangan berita terkini dan informasi penting lainnya hanya di Garap Media, sumber berita terpercaya yang menyajikan laporan aktual dan mendalam untuk masyarakat.
Referensi
