GAPKI Optimis Ekspor Minyak Sawit ke AS Tembus 3 Juta Ton Jika Tarif Nol Persen

Last Updated: 1 March 2026, 09:32

Bagikan:

ekspor minyak sawit
Foto: Universitas Airlangga
Table of Contents

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) optimistis ekspor minyak sawit ke Amerika Serikat (AS) dapat meningkat signifikan apabila kebijakan tarif nol persen kembali diberlakukan. Dalam beberapa tahun terakhir, tren ekspor ke AS terus menunjukkan kenaikan.

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menyebutkan bahwa dalam lima tahun terakhir volume ekspor minyak sawit Indonesia ke AS terus bertambah secara signifikan. Jika sebelumnya berada di bawah satu juta ton, kini sudah melampaui dua juta ton.

“Saya meyakini kalau ini digarap lagi dengan baik apalagi nanti tarif kembali ke nol persen, harusnya 2-3 tahun ke depan kita bisa mendekati sudah sekitar tiga juta ton,” ujar Eddy Martono.

Menurut Eddy, Amerika Serikat merupakan salah satu pasar besar dan strategis bagi minyak sawit Indonesia secara global. Saat ini, pangsa pasar minyak sawit Indonesia di AS telah mencapai 89 persen dari total impor minyak sawit negara tersebut.

Peluang dari Pergeseran Konsumen AS

GAPKI melihat adanya peluang tambahan dari perubahan preferensi konsumen di Amerika Serikat. Sejumlah konsumen disebut mulai beralih dari minyak kedelai ke minyak sawit, yang dinilai lebih kompetitif dari sisi harga dan ketersediaan. Situasi ini dinilai dapat menjadi momentum untuk memperluas penetrasi pasar. Namun demikian, GAPKI masih menunggu tindak lanjut pemerintah terkait kepastian kebijakan tarif dalam perjanjian dagang Indonesia-AS.

Pemerintah Indonesia sendiri berharap fasilitas tarif nol persen untuk sejumlah komoditas ekspor tetap berlaku, meski Mahkamah Agung AS membatalkan kebijakan tarif resiprokal yang sebelumnya diberlakukan Presiden Donald Trump. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan bahwa saat ini masih berlangsung masa konsultasi menyusul keputusan Mahkamah Agung tersebut.

Penutup

Optimisme GAPKI terhadap ekspor minyak sawit ke AS tetap tinggi dan terus didorong oleh peluang pasar yang besar. Jika tarif nol persen diberlakukan, volume ekspor diproyeksikan bisa mencapai 3 juta ton dalam beberapa tahun ke depan.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar ekspor minyak sawit, industri sawit, perdagangan internasional, ekonomi Indonesia, peluang pasar, kebijakan perdagangan, konsumen AS, strategi bisnis, dan investasi hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /