Film Religi “Pengin Hijrah”: Perpaduan Budaya Indonesia dan Uzbekistan yang Sarat Makna Spiritual
Film Pengin Hijrah siap tayang di bioskop Indonesia mulai 30 Oktober 2025. Drama religi ini mengangkat tema perjalanan spiritual dan cinta lintas budaya, menampilkan keindahan lokasi syuting di Indonesia dan Uzbekistan. Film ini diperankan oleh Steffi Zamora dan Endy Arfian, dengan produksi oleh Sinemata Buana Kreasindo dan Multi Buana Kreasindo (AntaraNews, 2025).
Selain menjadi tontonan religi yang inspiratif, film ini juga memiliki misi memperkenalkan potensi wisata Indonesia dan Uzbekistan. Pemerintah Kabupaten Belitung bahkan menyebut film ini sebagai bentuk diplomasi budaya dan promosi pariwisata antarnegara (Babel Antara, 2025).
Sinopsis dan Tema Utama
Kisah Hijrah yang Menyentuh
Film Pengin Hijrah berkisah tentang Alina, seorang mahasiswi dan selebgram yang kehilangan arah hidup setelah menghadapi masalah pribadi dan akademik. Dalam pencariannya untuk berubah, ia bertemu Omar, seorang mahasiswa Indonesia-Uzbekistan yang memperkenalkannya pada makna hijrah yang sesungguhnya. Dari sinilah perjalanan spiritual dan cinta mereka dimulai (AntaraNews, 2025).
Selain kisah personal, film ini menonjolkan pesan tentang niat yang tulus dalam berhijrah. Bukan sekadar perubahan penampilan, melainkan transformasi hati dan kehidupan yang lebih baik. (KapanLagi, 2025).
Latar dan Produksi Film
Lokasi syuting film Pengin Hijrah mencakup berbagai tempat ikonik di Bukhara, Samarkand, dan Tashkent (Uzbekistan) serta Bogor dan Belitung (Indonesia). Keindahan budaya dan arsitektur Uzbekistan dipadukan dengan panorama alam Indonesia, menciptakan visual yang memukau (Jatim Antara, 2025).
Proses produksi berlangsung dengan tantangan besar, termasuk cuaca ekstrem di Uzbekistan yang mencapai suhu di bawah nol derajat. Meski demikian, tim berhasil menampilkan latar yang autentik dan bernilai artistik tinggi (AntaraNews, 2025).
Nilai dan Pesan Moral
Makna Hijrah bagi Generasi Muda
Film Pengin Hijrah menyampaikan pesan yang relevan untuk generasi muda modern: pentingnya niat dan keteguhan dalam berhijrah di tengah godaan dunia digital dan tekanan sosial. Karakter Alina mencerminkan banyak anak muda yang berusaha memperbaiki diri setelah jatuh dalam kesalahan (KapanLagi, 2025).
Cerita ini juga memperlihatkan bahwa hijrah tidak harus meninggalkan dunia, melainkan mengubah niat di dalamnya agar lebih bermakna. Dengan latar romantis dan spiritual, film ini berhasil menghadirkan keseimbangan antara hiburan dan nilai moral.
Perpaduan Budaya Indonesia dan Uzbekistan
Salah satu daya tarik utama film ini adalah perpaduan budaya dua negara. Dalam beberapa adegan, penonton diperlihatkan tradisi lokal Uzbekistan yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman Indonesia. Pemerintah daerah Belitung pun menyebut film ini sebagai sarana promosi wisata internasional (Babel Antara, 2025).
Dengan pesan moral yang kuat, sinematografi menawan, dan kolaborasi lintas budaya, film Pengin Hijrah diprediksi menjadi salah satu film religi paling berkesan tahun ini. Ceritanya mengajak penonton memahami arti hijrah yang sebenarnya: bukan sekadar perubahan luar, tetapi perjalanan hati menuju kedamaian sejati.
Jangan lewatkan berita dan ulasan terbaru seputar film, hiburan, serta budaya pop lainnya hanya di Garap Media, tempat terbaik untuk mengikuti kabar terkini dunia perfilman Indonesia.
Referensi
