Federico Valverde memborong gol kemenangan Real Madrid saat mengalahkan Manchester City 3-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). Itu adalah malam yang tak terlupakan bagi Valverde, yang menjadi pemain ke-19 yang mendapatkan rating 10/10 dari L’Equipe setelah mencetak hat-trick di babak pertama melawan City.
Untuk menempatkan penampilannya dalam perspektif, hanya dua pemain dalam sejarah Liga Champions yang mencetak hat-trick di babak pertama melawan lawan dari Inggris. Yang lainnya? Lionel Messi melawan Arsenal pada tahun 2010.
“Dia (Valverde) tidak diragukan lagi adalah pemain sepak bola yang paling diremehkan di planet ini,” kata Trent Alexander-Arnold dalam wawancara pasca pertandingan.
“Ketika Anda bermain dengannya, Anda mengerti betapa besar kontribusinya kepada tim.”
Momen Penalti Vinicius Junior
Real Madrid akan memasuki leg kedua pekan depan dengan keunggulan tiga gol, tetapi sebenarnya bisa saja lebih banyak. Pada menit ke-58, Vinicius Jr memiliki kesempatan untuk membuat skor menjadi 4-0 dari titik penalti setelah dilanggar oleh Gianluigi Donnarumma. Namun, gagal karena tendangannya bisa ditepis kiper lawan.
Beberapa saat setelah wasit Maurizio Mariani menunjuk titik penalti, Vinicius mengambil bola. Alih-alih langsung menuju garis 12 yard, ia menunjuk ke arah Valverde dan bertanya apakah ia ingin mengambil penalti tersebut.
“Vini Jr bertanya kepada saya apakah saya ingin mengambil penalti,” kata Valverde dalam wawancara pasca pertandingan dengan TNT Sports, seperti yang dilaporkan oleh Fabrizio Romano.
“Vini adalah legenda Real Madrid, dia teman baik. Saya dan rekan-rekan setim saya yang lain menyuruhnya untuk mengambilnya.”
Soal tendangan penalti yang gagal, Valverde menambahkan: “Vini gagal? Hal-hal seperti ini bisa terjadi; itu bagian dari sepak bola.”
Pujian Thierry Henry untuk Federico Valverde
Penampilan Valverde mendapat pujian dari banyak orang. Salah satunya adalah mantan penyerang Arsenal dan Barcelona, Thierry Henry.
“Fede Valverde selalu bersinar. Hanya saja orang-orang tidak melihat jenis kilauan itu. Orang-orang tidak melihat pemain yang berlari,” katanya di CBS Sports.
“Saya dapat meyakinkan Anda, ketika Anda adalah Trent dan seseorang bertahan bersama Anda, lebih mudah untuk bertahan. Dia tidak hanya mencetak gol, dia selalu bersinar secara teknis,” ujarnya.
Pemain yang Mampu Beradaptasi
Banyak pakar menyoroti fleksibilitas luar biasa Valverde yang membuatnya bisa menyesuaikan diri dengan berbagai peran penting di lapangan.
“Ini adalah tipe pemain yang akan beradaptasi dengan situasi apa pun. Dia bermain sebagai bek kanan, gelandang bertahan, bek kiri, di bawah striker, bek tengah. Hanya kiper yang tersisa. Anda harus memberinya banyak pujian,” ujarnya.
Henry menambahkan: “Fede Valverde bukan hanya Bergkamp hari ini. Dia adalah Thuram, Bergkamp, Makélélé. Dia adalah semua orang.”
Penutup
Penampilan Federico Valverde dalam laga melawan Manchester City menunjukkan kualitas luar biasa dan profesionalisme tinggi di lapangan. Momen penalti Vinicius Junior yang gagal justru menegaskan rasa saling percaya antar pemain dan mental positif yang dibawa Valverde ke tim. Hat-trick yang dicetak Valverde di babak pertama semakin memperkuat dominasi Madrid dalam pertandingan.
Jangan lewatkan berita lainnya seputar Real Madrid, Liga Champions, Manchester City, transfer pemain, hasil pertandingan, cetak gol, strategi tim, dan pemain sepak bola hanya di Garap Media.
Referensi:
- Liputan6. (2026). Federico Valverde Ungkap Perkataan Vinicius Sebelum Gagal Eksekusi Penalti. Retrieved from https://www.liputan6.com/bola/read/6296956/federico-valverde-ungkap-perkataan-vinicius-sebelum-gagal-eksekusi-penalti
