Fantastis, Dana Abadi yang Dikelola LPDP Tembus Rp180,8 Triliun

Last Updated: 26 February 2026, 10:57

Bagikan:

dana abadi lpdp
Foto: Liputan6
Table of Contents

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencatat dana abadi yang saat ini dikelola telah menembus angka Rp180,8 triliun. Dana ini digunakan untuk mendukung pengembangan pendidikan, riset, perguruan tinggi, hingga sektor kebudayaan nasional.

Direktur Utama LPDP, Sudarto, menegaskan bahwa dana abadi berbeda dari anggaran belanja biasa. Dana pokok tidak boleh digunakan karena berfungsi sebagai aset permanen negara yang harus tetap terjaga nilainya.

“Dana abadi itu artinya yang boleh digunakan hanya hasil kelolaannya, pokoknya tidak boleh digunakan,” ujar Sudarto dalam Media Briefing di kantor DJPK Kemenkeu, Jakarta.

Alokasi Dana Abadi yang Saat Ini Dikelola LPDP

Dari total dana abadi Rp180,8 triliun, porsi terbesar dialokasikan untuk pendidikan, yakni Rp149,8 triliun. Dana ini menjadi sumber utama untuk membiayai program beasiswa LPDP. Selain itu, pemerintah menyiapkan dana abadi penelitian sebesar Rp14 triliun untuk memperkuat ekosistem riset nasional. Dana abadi perguruan tinggi mencapai Rp11 triliun, diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kampus Indonesia di kancah global. Sektor kebudayaan mendapatkan alokasi Rp6 triliun, guna menjaga pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan ekosistem kebudayaan nasional.

Pengelolaan dana abadi dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Agama, dan Kementerian Kebudayaan. Dana abadi perguruan tinggi dikelola bersama Kemdiktisaintek.

Belanja Terkendali dan Surplus

Realisasi pemanfaatan dana abadi selama periode 2020–2025 tetap sehat. Pada 2025, realisasi belanja tercatat Rp11,19 triliun dari pagu Rp11,15 triliun, sehingga ada surplus yang diakumulasi untuk memperluas program beasiswa, riset, perguruan tinggi, dan kebudayaan. Dana tambahan ini memungkinkan peningkatan jumlah penerima beasiswa serta penguatan riset dan dukungan perguruan tinggi.

Puluhan Ribu Penerima Manfaat

Sejak program beasiswa LPDP dimulai pada 2013, jumlah penerima melalui skema reguler telah mencapai 58.513 orang. Dari jumlah tersebut, 5.924 peserta tengah bersiap berangkat, 19.197 masih menjalani studi, dan 33.452 telah lulus sebagai alumni.

Program kolaborasi LPDP juga menjangkau ratusan ribu penerima di berbagai kementerian. Jumlahnya meliputi 416.783 peserta di Kemdiktisaintek, 7.969 penerima di pendidikan dasar dan menengah, serta 24.451 penerima melalui Kementerian Agama.

Penutup

Pencapaian dana abadi yang dikelola LPDP, mencapai Rp180,8 triliun, menunjukkan besarnya komitmen nyata pemerintah. Hal ini menjadi bukti upaya untuk menjamin pendanaan pendidikan, riset, perguruan tinggi, dan kebudayaan secara berkelanjutan.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar pendidikan, beasiswa, riset, perguruan tinggi, kebudayaan, ekonomi, teknologi, inovasi, kebijakan pemerintah, dan pengembangan SDM hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /