Fakta Aneh Wombat: Hewan Australia yang Buang Kotoran Kubus!

Last Updated: 9 October 2025, 17:25

Bagikan:

Seekor wombat muncul dari liang tanahnya di kawasan konservasi, simbol dari keberhasilan upaya perlindungan satwa endemik Australia. Sumber Gambar: Australian Wildlife Conservancy (AWC).
Table of Contents

Fakta Aneh Wombat: Hewan Australia yang Buang Kotoran Kubus!

Wombat adalah marsupial khas Australia yang menarik perhatian karena tubuhnya yang kekar dan kemampuan menggali liang kompleks. Hewan ini hidup di berbagai habitat, dari padang rumput hingga pegunungan, dan berkembang dengan adaptasi unik untuk bertahan di lingkungan yang keras.

Salah satu keunikan hewan wombat adalah kotoran berbentuk kubus — fenomena langka yang membuat para ilmuwan penasaran. Penelitian menunjukkan bahwa perbedaan elastisitas pada dinding usus wombat menghasilkan bentuk kubus tersebut, yang berfungsi untuk menandai wilayah agar kotoran tidak mudah berguling. (University of Tasmania, 2021).


Ciri Fisik dan Habitat

Wombat memiliki tubuh pendek dan berotot dengan panjang sekitar 70–120 cm, bulu tebal, serta kaki berkuku kuat untuk menggali liang yang bisa mencapai puluhan meter. Spesies seperti common (bare-nosed) wombat menyebar di Australia bagian selatan dan timur, termasuk Tasmania. (National Geographic, 2010).

Liang wombat berfungsi sebagai tempat berlindung, pengatur suhu, dan perlindungan dari predator. Sistem terowongan ini kadang dipakai juga oleh spesies lain sebagai tempat bersembunyi.


Pola Hidup dan Mekanisme Kotoran Kubus

Wombat umumnya nokturnal; mereka merumput pada malam hari dan mengandalkan sistem pencernaan lambat untuk mengekstrak nutrisi dari makanan berserat. Studi tahun 2021 merinci bagaimana dinding usus yang memiliki bagian kaku dan elastis membentuk sudut pada feses, menghasilkan potongan-potongan berbentuk kubus yang sering dipakai untuk menandai wilayah. (Smithsonian Magazine, 2021; Science, 2021).

Kantung marsupial wombat menghadap ke belakang — sebuah adaptasi yang memungkinkan induk menggali tanpa menumpahkan tanah ke anaknya.


Ancaman dan Upaya Pelestarian

Beberapa spesies wombat menghadapi ancaman serius. Northern hairy-nosed wombat (Lasiorhinus krefftii) dinyatakan sangat terancam dan menjadi fokus program konservasi intensif karena populasi yang kecil dan rentan terhadap penyakit serta kehilangan habitat. (Australian Museum, n.d.; Glencore Australia, 2024).

Upaya konservasi mencakup relokasi ke area terlindungi seperti Powrunna State Forest, pemasangan pagar anti-predator, monitoring genetik, dan rehabilitasi individu yang sakit akibat sarcoptic mange. Kerja sama pemerintah dan lembaga swasta menjadi elemen penting dalam strategi ini.


Fakta Menarik

  • Wombat dapat berlari cepat hingga sekitar 40 km/jam saat terancam. (National Geographic, 2010).
  • Mereka menghasilkan hingga 80–100 potong kotoran kubus per hari, yang dipakai untuk menandai wilayah dan menarik perhatian kawanan lain. (Smithsonian Magazine, 2021).
  • Beberapa populasi dieradikasi oleh penyakit seperti sarcoptic mange yang dapat melemahkan individu dan menurunkan kemampuan bertahan hidup. (Australian Museum, n.d.).

Wombat adalah salah satu contoh adaptasi evolusioner yang paling unik di kerajaan hewan — dari kebiasaan menggali yang rumit hingga kotoran berbentuk kubus. Namun, keunikan itu tidak menjamin keselamatan; upaya konservasi terus dibutuhkan agar spesies ini tetap ada di alam.

Jika kamu suka membaca tentang satwa dan lingkungan, terus ikuti Garap Media untuk artikel menarik dan terkini. Jangan lewatkan berbagai liputan lain yang mengupas kelestarian dan fenomena alam.


Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /