ENHYPEN akhirnya resmi melakukan comeback dengan merilis mini album ke-7 bertajuk The Sin : Vanish pada Jumat, 16 Januari 2026. Perilisan album ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran music video (MV) untuk lagu utama mereka berjudul “Knife”.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh agensi BELIFT LAB dan diberitakan oleh media lokal Indonesia. Comeback ini menjadi salah satu yang paling dinantikan penggemar karena menandai babak baru perjalanan konsep dan musikalitas ENHYPEN di industri K-pop (IDN Times, 2026).
ENHYPEN Rilis The Sin Vanish Secara Resmi
Mini album The Sin Vanish menjadi rilisan ketujuh ENHYPEN sejak debut mereka. Album ini memperlihatkan eksplorasi konsep yang lebih gelap dan matang, melanjutkan semesta cerita yang selama ini konsisten dibangun oleh grup besutan BELIFT LAB tersebut.
Menurut laporan media lokal, perilisan album ini telah diumumkan sejak awal Januari 2026 dan langsung mendapat respons besar dari penggemar global. ENHYPEN disebut ingin menghadirkan karya yang lebih emosional dan kuat dari sisi musikal maupun visual (IDN Times, 2026).
Knife Jadi Title Track Utama
Lagu “Knife” dipilih sebagai title track sekaligus fokus utama promosi The Sin Vanish. Lagu ini dirilis bersamaan dengan MV resmi pada hari yang sama dengan perilisan album.
Dalam pernyataan resminya, BELIFT LAB menyebutkan bahwa “Knife” merepresentasikan konflik dan ketegangan emosional yang menjadi benang merah album ini. Visual MV yang gelap dan sinematik juga memperkuat karakter lagu tersebut, membuatnya langsung menarik perhatian penggemar (IDN Times, 2026).
Daftar Lagu Lengkap The Sin Vanish
Mini album The Sin Vanish berisi total 11 lagu dengan susunan sebagai berikut:
- 사건의 발단
- No Way Back (feat. So!YoON!)
- 도망자들
- Knife
- Stealer
- 우리가 찾던 목소리
- 목격자
- Big Girls Don’t Cry
- Lost Island
- Sleep Tight
- 사건의 너머
Kesebelas lagu tersebut menampilkan variasi genre dan emosi, mulai dari lagu bernuansa intens hingga track yang lebih lembut, menunjukkan fleksibilitas musikal ENHYPEN dalam satu album.
Album Fisik Hadir dalam 18 Versi
Selain versi digital, The Sin Vanish juga dirilis dalam format fisik dengan total 18 versi. Versi tersebut meliputi Forbidden, Afterlight, Storm, tujuh versi individual Fugitives, tujuh versi individual Voice Keyring, serta Weverse Albums (QR).
Strategi perilisan banyak versi ini kembali menarik perhatian penggemar dan kolektor album K-pop. Media lokal menyebutkan bahwa konsep visual yang berbeda di setiap versi menjadi daya tarik tersendiri bagi ENGENE (IDN Times, 2026).
Rilisan The Sin Vanish menjadi bukti keseriusan ENHYPEN dalam mengembangkan identitas musik dan konsep mereka. Dengan “Knife” sebagai title track, ENHYPEN kembali menunjukkan daya tarik yang kuat di kancah K-pop global.
Ikuti terus berita K-pop terbaru, comeback idol, dan update dunia hiburan lainnya hanya di Garap Media. Jangan lewatkan artikel menarik dan informatif setiap harinya.
Referensi
