Russian Sleep Experiment adalah salah satu cerita horor internet paling terkenal yang mengisahkan eksperimen brutal yang dilakukan oleh para ilmuwan Soviet pada tahun 1940-an. Dalam eksperimen ini, sekelompok tahanan politik dikurung dalam ruangan tertutup dan diberi gas stimulan untuk mencegah mereka tidur selama 30 hari.
Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi para tahanan berubah menjadi mengerikan. Mereka mulai berperilaku aneh, melakukan tindakan kanibalisme, dan akhirnya mengalami gangguan mental yang parah. Kisah ini telah menarik perhatian banyak orang, tetapi pertanyaannya tetap: apakah ini kisah nyata atau hanya legenda urban belaka?
Latar Belakang Eksperimen Tidur Rusia
Eksperimen ini dikatakan terjadi di Uni Soviet pada akhir 1940-an. Sejumlah tahanan politik dijanjikan kebebasan jika mereka mau berpartisipasi dalam eksperimen yang melibatkan penggunaan gas stimulan untuk menghilangkan kebutuhan tidur mereka. Para ilmuwan ingin mengetahui bagaimana manusia bereaksi terhadap kondisi tanpa tidur dalam jangka waktu yang lama.
2. Perjalanan Eksperimen
Pada awal eksperimen, para tahanan masih menunjukkan perilaku normal. Mereka berbicara satu sama lain, bercanda, dan tetap aktif. Namun, setelah beberapa hari, efek kurang tidur mulai terlihat.
- Hari ke-5: Tahanan mulai menunjukkan tanda-tanda paranoia dan halusinasi.
- Hari ke-10: Beberapa tahanan mulai berteriak tanpa alasan dan berbicara sendiri.
- Hari ke-15: Para tahanan mulai menyerang satu sama lain dan melakukan tindakan mengerikan, termasuk memakan daging mereka sendiri.
3. Akhir dari Eksperimen
Ketika para ilmuwan memutuskan untuk mengakhiri eksperimen pada hari ke-30, mereka menemukan pemandangan yang mengerikan. Beberapa tahanan telah meninggal, sementara yang masih hidup memiliki luka serius di tubuh mereka sendiri. Ketika mereka ditanya mengapa mereka melakukan tindakan tersebut, jawaban mereka sangat mengerikan: “Kami adalah kebangkitan dari apa yang selalu ada di dalam diri manusia.”
Setelah kejadian tersebut, eksperimen ini diduga dihentikan dan ditutup-tutupi oleh pemerintah Soviet.
4. Fakta atau Hoax?
Banyak pihak meragukan keaslian cerita ini. Tidak ada bukti sejarah atau dokumen resmi yang menyatakan bahwa eksperimen ini benar-benar terjadi. Selain itu, cerita ini pertama kali muncul di forum internet Creepypasta, yang dikenal sebagai tempat berbagi cerita fiksi horor.
Namun, eksperimen tentang kurang tidur memang ada dalam sejarah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan halusinasi, gangguan kognitif, bahkan kematian.
Russian Sleep Experiment adalah salah satu kisah horor paling terkenal di internet, tetapi hingga kini masih belum ada bukti nyata bahwa eksperimen ini benar-benar terjadi. Terlepas dari kebenarannya, cerita ini tetap menarik untuk dibahas, terutama dalam konteks psikologi dan efek kurang tidur terhadap manusia.
Ingin membaca lebih banyak cerita menarik dan berita viral lainnya? Kunjungi Garap Media sekarang juga untuk informasi terbaru yang tidak kalah seru!
