Eintracht Frankfurt vs Liverpool – Pertandingan Eintracht Frankfurt vs Liverpool menjadi sorotan dunia sepak bola.
Laga ini bukan sekadar duel uji coba, tetapi ajang pembuktian kualitas skuad The Reds di bawah tekanan tim Jerman yang bermain agresif.
Dari aksi individu Mohamed Salah hingga cedera yang menimpa Jeremie Frimpong, banyak momen menarik yang mewarnai pertandingan ini.
Artikel ini juga menyorot sisi tak terlihat di balik kemenangan Liverpool. Laga ini menggambarkan dinamika emosional dan strategi yang saling bertabrakan di lapangan hijau.
Mo Salah Tampil Egois di Depan Gawang Frankfurt
Momen paling banyak diperbincangkan dari pertandingan Eintracht Frankfurt vs Liverpool datang dari aksi Mohamed Salah.
Dilansir dari DetikSport, Salah memilih menembak langsung ke gawang meski Florian Wirtz berdiri bebas di sisi kanan. Keputusan itu memicu perdebatan, bahkan di kalangan penggemar sendiri.
Situasi tersebut terjadi pada babak pertama, ketika Liverpool unggul tipis. Alih-alih mengoper bola ke Wirtz yang punya ruang lebih terbuka, Salah justru mencoba menembak sendiri.
Bola melambung tipis di atas mistar, membuat peluang emas terbuang sia-sia. Beberapa pengamat menilai tindakan Salah mencerminkan naluri striker sejati, namun sebagian lain menganggapnya terlalu egois.

Sorotan seperti ini sering muncul pada pemain besar yang terbiasa menjadi pusat perhatian di lapangan. Dalam konteks permainan tim, keputusan semacam itu bisa menjadi pisau bermata dua.
Jeremie Frimpong Alami Cedera Hamstring
Selain aksi Mo Salah, perhatian publik juga tertuju pada Jeremie Frimpong. Bek sayap muda Eintracht Frankfurt itu terpaksa meninggalkan lapangan setelah mengalami cedera hamstring.
Dilansir dari RRI.co.id, cedera tersebut terjadi di pertengahan babak kedua setelah duel cepat dengan Luis Díaz.
Tim medis Frankfurt langsung memberikan perawatan intensif di pinggir lapangan. Pelatih Frankfurt menyebut kondisi Frimpong akan dipantau dalam beberapa hari ke depan untuk memastikan seberapa parah cederanya.
Kehilangan pemain dengan kecepatan dan eksplosivitas seperti Frimpong tentu menjadi kerugian besar bagi tim asal Jerman itu.
Cedera pemain muda seperti Frimpong kerap memengaruhi stabilitas tim, terutama saat jadwal pertandingan padat. Dalam konteks liga Eropa, kehilangan satu pemain kunci bisa mengubah strategi dan ritme permainan secara signifikan.

Van Dijk Ingatkan Liverpool untuk Tetap Fokus
Kemenangan atas Eintracht Frankfurt memang menjadi suntikan moral bagi Liverpool. Namun, kapten Virgil van Dijk punya pandangan berbeda.
Dalam wawancara yang dilansir dari Antara News, Van Dijk menegaskan bahwa tim tidak boleh larut dalam euforia kemenangan.
Menurutnya, kemenangan ini hanyalah bagian dari proses panjang menuju musim kompetitif. “Kami harus tetap rendah hati dan memperbaiki detail kecil yang masih kurang,” ujar Van Dijk.
Ia menambahkan bahwa Frankfurt memberikan perlawanan yang solid dan bisa menjadi pelajaran berharga bagi tim.
Komentar Van Dijk memperlihatkan sisi kepemimpinan yang matang. Sikap ini menunjukkan kesadaran kolektif dalam tim Liverpool untuk tidak cepat puas.
Konsistensi dan fokus menjadi kunci agar performa mereka tetap stabil menghadapi jadwal berat berikutnya. Laga ini bukan hanya soal kemenangan Liverpool atau kekalahan Frankfurt. Ini tentang pembentukan karakter tim jelang musim baru.
Bagi Liverpool, laga ini menjadi tolak ukur kesiapan menghadapi jadwal padat Premier League. Sedangkan bagi Frankfurt, pertandingan ini menguji kedalaman skuad mereka setelah kehilangan pemain penting.
Referensi
- Detik. (2025). Momen Mo Salah Egois, Nggak Oper ke Wirtz yang Kosong
- Antaranews. (2025). Van Dijk tak ingin Liverpool larut dalam kemenangan dari Frankfurt
- rri. (2025). Jeremie Frimpong Mengalami Cedera Hamstring
