Drama Semifinal BATC 2026: Tim Putri Indonesia Tersungkur 1-3 dan Gagal ke Final!

Last Updated: 8 February 2026, 03:34

Bagikan:

Tim Putri Indonesia Semifinal BATC 2026
Tim putri Indonesia harus mengakhiri perjuangan di BATC 2026 usai kalah 1–3 dari Korea Selatan pada laga semifinal, meski sempat memberi perlawanan lewat kemenangan Ni Kadek Dhinda. Sumber gambar: Suara Merdeka Jakarta
Table of Contents

Tim putri Indonesia harus menghentikan langkahnya di ajang Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 setelah kalah dari Korea Selatan pada babak semifinal. Pertandingan yang berlangsung di Qingdao, China, Sabtu (7/2/2026) itu berakhir dengan skor 1–3 untuk kemenangan Korea Selatan (ANTARA News, 2026).

Hasil ini membuat Indonesia gagal melangkah ke partai final sekaligus harus puas membawa pulang medali perunggu. Meski demikian, perjuangan skuad Merah Putih tetap menyisakan sejumlah catatan penting untuk evaluasi ke depan.

Rekap Lengkap Tim Putri Indonesia vs Korea di BATC 2026

Pertemuan Indonesia melawan Korea Selatan menjadi penentuan tiket final BATC 2026 sektor putri. Korea tampil lebih solid sejak awal pertandingan dan mampu mengamankan kemenangan di tiga dari empat partai yang dimainkan.

Hasil dan Skor Setiap Partai

Pada partai pertama tunggal putri, Thalita Ramadhani Wiryawan harus mengakui keunggulan Kim Ga Eun. Thalita kalah dua gim langsung dengan skor telak 5–21 dan 4–21, membuat Indonesia tertinggal lebih dulu 0–1 (ANTARA News, 2026).

Korea semakin menjauh setelah ganda putri pertama Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, kalah dari pasangan Baek Ha Na/Kim Hye Jeong. Duet muda Indonesia tersebut menyerah dengan skor 14–21 dan 10–21 sehingga kedudukan berubah menjadi 0–2 (ANTARA News, 2026).

Harapan Indonesia sempat terbuka di partai ketiga. Tunggal putri Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tampil impresif saat menghadapi Park Ga Eun. Ia menang dua gim langsung 21–14 dan 21–13, sekaligus memperkecil ketertinggalan menjadi 1–2 (ANTARA News, 2026).

Namun, ganda putri kedua Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, gagal menyamakan kedudukan. Mereka kalah tipis dari Lee Seo Jin/Lee Yeon Woo dengan skor identik 19–21, 19–21. Kekalahan ini memastikan Korea Selatan menang 3–1 dan lolos ke final BATC 2026 (iNews.id, 2026).

Peran Pemain Kunci di Semifinal

Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjadi satu-satunya penyumbang poin bagi tim putri Indonesia di laga semifinal BATC 2026. Penampilannya yang agresif dan penuh percaya diri menunjukkan potensi besar sebagai tulang punggung tim di masa mendatang (ANTARA News, 2026).

Di sisi lain, pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti sebenarnya tampil kompetitif. Namun, kegagalan mengamankan poin krusial di akhir gim menjadi catatan penting yang perlu dibenahi dalam turnamen selanjutnya (iNews.id, 2026).

Dampak Kekalahan dan Agenda Selanjutnya

Meski gagal ke final, tim putri Indonesia tetap berhak atas medali perunggu BATC 2026. Capaian ini menjadi modal berharga untuk menghadapi turnamen beregu dan individu berikutnya di level Asia maupun dunia (Suara Merdeka Jakarta, 2026).

PBSI diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam memperkuat sektor ganda dan mematangkan pemain muda agar lebih siap menghadapi tekanan pertandingan besar.

Kekalahan dari Korea Selatan di semifinal BATC 2026 menjadi pelajaran penting bagi tim putri Indonesia dalam menghadapi ketatnya persaingan bulu tangkis Asia. Hasil ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk perbaikan dan peningkatan performa ke depan.

Ikuti terus berita bulu tangkis dan olahraga nasional lainnya hanya di Garap Media. Temukan analisis, rekap pertandingan, dan kabar terbaru dari dunia olahraga Indonesia.

Referensi

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /