Drama Panjang Suksesi Raja Surakarta: Dari PB I hingga Kontroversi PB XIV yang Menggemparkan Keraton

Last Updated: 7 November 2025, 16:28

Bagikan:

Tradisi dan harapan baru menyelimuti Keraton Surakarta setelah munculnya sosok penerus tahta PB XIV. Sumber gambar: Instagram/@kraton_solo
Table of Contents

Drama Panjang Suksesi Raja Surakarta: Dari PB I hingga Kontroversi PB XIV yang Menggemparkan Keraton

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat telah menjadi simbol peradaban Jawa selama lebih dari dua abad. Sejak masa Paku Buwono (PB) I pada abad ke-18 hingga kini menuju PB XIV, perjalanan suksesi di Keraton Surakarta mencerminkan dinamika antara tradisi, kekuasaan, dan perubahan zaman.

Pergantian takhta ke PB XIV pada tahun 2025 menjadi sorotan besar publik. Putra mahkota, KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purboyo, mengumumkan dirinya sebagai PB XIV sebelum prosesi pemakaman PB XIII. Langkah ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan keluarga keraton dan masyarakat (ANTARA, 2025).


Sejarah dan Perjalanan Raja Surakarta

Dari PB I hingga PB XIII

Sejarah raja Surakarta dimulai dari Paku Buwono I, yang memimpin pada 1745 setelah perpindahan pusat kerajaan dari Kartasura ke Surakarta. Sejak itu, Keraton Surakarta menjadi pusat budaya Jawa dan memiliki pengaruh besar di Nusantara. Dari PB II hingga PB XIII, para raja menghadapi berbagai situasi mulai dari kolonialisme Belanda, masa kemerdekaan, hingga era modern (BeritaSatu, 2025).

Paku Buwono XII, misalnya, memimpin dari 1945 hingga 2004 dan dikenal sebagai figur yang menjaga stabilitas keraton di masa transisi republik (BeritaSatu, 2025). Setelah wafatnya PB XII, terjadi dualisme kepemimpinan antara PB XIII Hangabehi dan PB XIII Tedjowulan yang berlangsung selama bertahun-tahun (DetikJateng, 2025).


Kontroversi Suksesi PB XIV

Deklarasi di Tengah Duka

Pada 5 November 2025, Gusti Purboyo mengumumkan diri sebagai Paku Buwono XIV dalam upacara sebelum pemakaman ayahandanya, PB XIII, di Imogiri, Bantul, Yogyakarta (Antara, 2025). Dalam pernyataannya, ia mengucapkan ikrar kesanggupan menjadi penerus tahta sesuai tradisi leluhur (Jateng.ANTARAnews, 2025).

Namun, langkah ini belum diakui secara resmi oleh pihak keraton. Maha Menteri Keraton Surakarta, KGPA Tedjowulan, menegaskan bahwa dirinya masih bertugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) raja dan suksesi baru akan dibahas setelah 40 hari masa duka (DetikJateng, 2025). Ia menegaskan pentingnya menjaga adat dan kesepakatan keluarga besar sebelum penetapan definitif.

Pernyataan Keraton dan Sikap Pemerintah

Pihak resmi keraton melalui juru bicaranya menegaskan bahwa belum ada PB XIV yang diakui secara resmi karena proses adat belum selesai (Jogja.ANTARAnews, 2025). Presiden Joko Widodo pun meminta agar pihak-pihak di dalam keraton menyelesaikan persoalan ini secara damai dan tidak mencampuri urusan internal suksesi (SuaraSurakarta, 2025).


Makna dan Tantangan Bagi Raja Surakarta

Simbol Keberlanjutan Budaya

Pergantian raja surakarta bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi juga pelestarian nilai budaya Jawa yang mendalam. Prosesi suksesi selalu disertai ritual adat sebagai simbol kesinambungan spiritual dan budaya.

Tantangan Modernisasi dan Legitimasi

Keraton kini menghadapi tantangan besar dalam menyeimbangkan antara warisan leluhur dan tuntutan modernitas. PB XIV, jika kelak dikukuhkan secara resmi, diharapkan mampu menjadi jembatan antara tradisi dan era digital agar keraton tetap relevan bagi generasi muda (DetikJateng, 2025).


Kontroversi pengangkatan PB XIV menjadi babak baru dalam sejarah panjang raja Surakarta. Proses ini mencerminkan dinamika antara adat, politik internal, dan ekspektasi publik yang semakin besar terhadap transparansi dan rekonsiliasi.

Sebagai salah satu pusat budaya tertua di Jawa, Keraton Surakarta diharapkan mampu menjaga warisan leluhur sambil menatap masa depan yang lebih terbuka. Untuk pembaruan berita seputar budaya dan sejarah Jawa, kunjungi Garap Media untuk membaca liputan eksklusif lainnya.

Referensi

 

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /