Drama Ganda Putra Indonesia di 32 Besar China Masters 2025
Babak 32 besar China Masters 2025 menghadirkan pertarungan sengit bagi wakil ganda putra Indonesia. Beberapa pasangan berhasil melangkah mulus ke babak berikutnya, sementara yang lain harus angkat koper lebih cepat. Pertandingan penuh tensi melawan wakil tuan rumah dan Jepang menjadi sorotan, dengan hasil beragam yang mencerminkan ketatnya persaingan sektor ganda putra dunia.
Hasil Pertandingan
Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri Tampil Meyakinkan
Pasangan utama Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, menang meyakinkan atas wakil tuan rumah Huang Di / Liu Yang. Mereka menyudahi laga dua gim langsung dengan skor 21-10, 21-17. Performa konsisten dan dominasi sejak awal membuat lawan tidak bisa berkembang. Dengan hasil ini, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan pasangan tangguh tuan rumah, Liang Wei Keng / Wang Chang, di babak 16 besar.
Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana Menang Tiga Gim
Laga dramatis tersaji saat Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana melawan ganda Jepang, Kenya Mitsuhashi / Hiroki Okamura. Pertandingan berlangsung ketat hingga rubber game, sebelum akhirnya Leo/Bagas menutup laga dengan skor 21-16, 16-21, 21-16. Kemenangan ini mengantarkan mereka ke babak 16 besar untuk menantang wakil Malaysia, Man Wei Chong / Kai Wun Tee.
Sabar/Reza Harus Terhenti
Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama / Reza Pahlevi Isfahani harus puas terhenti di babak 32 besar. Mereka kalah dari unggulan Jepang, Takuro Hoki / Yugo Kobayashi, dengan skor 16-21, 20-21. Meski sempat memberi perlawanan sengit di gim kedua, Sabar/Reza belum mampu menjaga konsistensi di momen penting.
Analisis Pertandingan
Performa ganda putra Indonesia di babak 32 besar memperlihatkan dua sisi. Di satu sisi, Fajar/Fikri tampil dominan dengan kemenangan straight game, menegaskan status mereka sebagai salah satu pasangan elit dunia. Di sisi lain, Leo/Bagas menunjukkan mental juara dengan menuntaskan laga tiga gim melawan lawan tangguh. Kekalahan Sabar/Reza menjadi pelajaran penting bahwa stabilitas dan ketenangan di poin kritis adalah kunci menghadapi lawan berpengalaman.
Dengan dua wakil yang berhasil melangkah ke babak 16 besar, Indonesia masih punya peluang besar untuk berbicara banyak di sektor ganda putra China Masters 2025. Pertarungan selanjutnya akan semakin ketat, terutama menghadapi lawan-lawan kuat dari Cina dan Malaysia. Untuk perkembangan terbaru seputar bulu tangkis dan update turnamen, terus ikuti berita menarik di Garap Media.
Lampiran Referensi
