Drama Final SP Open 2025: Janice Tjen Kalah Terhormat
Final tunggal putri SP Open 2025 menjadi momen emosional bagi tenis Indonesia. Janice Tjen, petenis muda yang menjadi kebanggaan nasional, tampil di laga puncak melawan Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah dari Prancis. Pertandingan berlangsung ketat, namun Janice harus mengakui keunggulan lawannya.
Jalannya Pertandingan
Set Pertama: Awal Berat untuk Janice
Sejak awal laga, Rajaonah tampil agresif dengan servis keras dan pukulan presisi. Janice sempat merebut beberapa poin penting, tetapi kehilangan ritme di gim-gim krusial. Set pertama ditutup dengan skor 3-6 untuk keunggulan Rajaonah.
Set Kedua: Perlawanan Sengit
Di set kedua, Janice mencoba mengubah strategi dengan permainan lebih variatif. Ia sempat mematahkan servis Rajaonah dan menjaga asa untuk memaksakan set ketiga. Namun, lawannya tetap konsisten di momen-momen penting. Set ini berakhir 4-6, mengukuhkan kemenangan Rajaonah.
Statistik Penting
Pertandingan ini memperlihatkan detail menarik:
- Rajaonah menyelamatkan 8 dari 10 break point yang dihadapinya.
- Janice hanya memenangi sekitar 24% poin dari servis kedua.
- Janice mencatat 3 ace, sedangkan Rajaonah tanpa ace namun tetap dominan di baseline.
Statistik ini menunjukkan betapa efisiennya Rajaonah dalam memanfaatkan peluang, sekaligus menggambarkan usaha keras Janice yang tetap memberikan perlawanan sengit.
Makna Pertandingan
Meski kalah, pencapaian Janice Tjen tetap bersejarah. Ia menjadi petenis wanita Indonesia pertama yang mencapai final tunggal WTA sejak 2002. Pengalaman ini menjadi modal penting untuk menatap turnamen berikutnya dan menambah kepercayaan diri di level internasional.
Kekalahan di final SP Open 2025 bukanlah akhir perjalanan Janice Tjen, tetapi awal dari babak baru kariernya. Dukungan publik Indonesia diharapkan menjadi motivasi untuk penampilan berikutnya. Jangan lewatkan berita terbaru dan liputan prestasi atlet Indonesia hanya di Garap Media.
Referensi:
