Dominasi Putri KW di Babak 16 Besar, Singkirkan Sim Yu Jin di China Masters 2025
Sektor tunggal putri Indonesia kembali menorehkan cerita manis di China Masters 2025. Wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), tampil gemilang saat menghadapi tunggal putri Korea Selatan, Sim Yu Jin, di babak 16 besar. Pertandingan penuh intensitas itu berhasil dimenangkan Putri KW dengan skor 21-16, 21-19. Kemenangan ini tidak hanya meloloskannya ke babak perempat final, tetapi juga membawanya untuk menantang salah satu unggulan dunia, Akane Yamaguchi asal Jepang.
Pertandingan Sengit Melawan Sim Yu Jin
Pertemuan Putri KW kontra Sim Yu Jin menjadi salah satu laga yang paling ditunggu di babak 16 besar. Sejak awal gim pertama, Putri tampil agresif dengan permainan reli cepat dan smes terarah. Tekanan yang konsisten membuatnya mendominasi jalannya laga dan menutup gim pertama dengan skor 21-16.
Namun, gim kedua berjalan jauh lebih ketat. Sim Yu Jin meningkatkan tempo permainan dengan variasi serangan silang dan netting tipis yang sempat membuat Putri berada dalam posisi sulit. Bahkan, di pertengahan gim, Putri KW sempat tertinggal. Meski begitu, ketenangan menjadi kunci kemenangan. Putri berhasil mengendalikan situasi dan memanfaatkan beberapa kesalahan lawan untuk mengamankan gim kedua dengan skor tipis 21-19.
Kemenangan dua gim langsung ini sekaligus menunjukkan mental bertanding Putri KW yang semakin matang di level Super 750.
Performa dan Mental Tangguh Putri KW
Kunci sukses Putri di laga ini adalah kesabarannya dalam menghadapi pola reli panjang Sim Yu Jin. Alih-alih terburu-buru, ia memilih menunggu momen tepat untuk menyerang. Dari segi fisik, daya tahan Putri juga patut diapresiasi karena tetap bertenaga meski laga dipenuhi reli panjang yang melelahkan.
Mental tangguh pun menjadi sorotan. Saat lawan menekan di gim kedua, Putri tidak panik dan tetap fokus pada pola permainannya. Hasilnya, ia mampu membalikkan keadaan hingga akhirnya memastikan kemenangan.
Tantangan Berat di Perempat Final
Lolos ke babak perempat final, Putri KW akan menghadapi lawan tangguh: Akane Yamaguchi, unggulan keempat sekaligus salah satu pemain top dunia. Pertarungan ini dipastikan tidak mudah, mengingat Yamaguchi memiliki pengalaman, kecepatan, serta pertahanan rapat yang sudah terbukti di berbagai turnamen besar.
Meski demikian, peluang selalu ada. Jika Putri mampu menjaga konsistensi dan tetap bermain sabar seperti saat melawan Sim Yu Jin, bukan tidak mungkin ia bisa memberikan kejutan di perempat final. Dukungan penuh publik Tanah Air tentu akan menjadi tambahan motivasi untuk Putri KW.
Harapan untuk Tunggal Putri Indonesia
Kemenangan atas Sim Yu Jin menjadi momentum penting bagi sektor tunggal putri Indonesia yang belakangan ini minim prestasi di level elite. Putri KW kini membawa harapan baru, terutama dengan usianya yang masih muda dan potensinya untuk terus berkembang.
PBSI dan para pecinta bulutangkis berharap, apa yang diraih Putri di China Masters 2025 bisa menjadi titik balik bagi kebangkitan tunggal putri Indonesia. Semakin banyak jam terbang di turnamen besar akan memperkuat pengalaman dan kualitas Putri KW ke depannya.
Laga dramatis Putri Kusuma Wardani melawan Sim Yu Jin di babak 16 besar China Masters 2025 menjadi bukti perkembangan positif tunggal putri Indonesia. Kini, ujian lebih berat menanti saat ia berhadapan dengan Akane Yamaguchi di perempat final. Mari kita terus dukung perjuangan Putri KW dan ikuti berita lengkapnya hanya di Garap Media.
Lampiran Referensi
