Diabetes type 2 – Diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efektif sehingga kadar gula darah meningkat. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami diabetes tipe ini karena gejalanya berkembang perlahan. Padahal, diabetes tipe ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, gangguan saraf, hingga kebutaan.
American Diabetes Association (ADA) (2025) mencatat bahwa diabetes tipe 2 merupakan salah satu penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia dan sering ditemukan pada usia produktif.
Apa Itu Diabetes Tipe 2 dan Bagaimana Bisa Terjadi?
Diabetes tipe ini terjadi ketika sel tubuh menjadi resisten terhadap insulin, atau ketika pankreas tidak dapat menghasilkan insulin yang cukup. Akibatnya, gula darah menumpuk di dalam darah.
Faktor yang memicu kondisi ini meliputi:
- Pola makan tinggi gula
- Obesitas
- Kurang aktivitas fisik
- Faktor genetik
- Stres
- Riwayat keluarga diabetes (ADA, 2025)
Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai
Tanda diabetes tipe ini yang paling umum
- Sering buang air kecil
- Sering merasa haus
- Sering merasa lapar
- Luka sulit sembuh
- Penglihatan kabur (ADA, 2025)
Tanda diabetes tipe ini yang sering tidak disadari
- Kesemutan pada tangan/kaki
- Kelelahan tanpa sebab jelas
- Infeksi berulang
- Kulit menggelap di lipatan leher atau ketiak (acanthosis nigricans)
Baca juga seputar kesehatan seperti: Anemia: Penyakit Kurang Darah yang Dianggap Sepele – Garap Media
Penyebab dan Faktor Risiko Diabetes Tipe 2
Faktor risiko terbesar diabetes tipe 2 meliputi:
Obesitas dan Lingkar Pinggang Besar
Lemak visceral membuat tubuh resisten terhadap insulin.
Pola Makan Tinggi Karbohidrat Sederhana
Minuman manis, tepung putih, gorengan, dan makanan cepat saji memicu lonjakan gula darah.
Kurang Aktivitas Fisik
Olahraga membantu otot menggunakan glukosa tanpa insulin.
Faktor Genetik dan Keturunan
Memiliki orang tua dengan diabetes meningkatkan risiko hingga 3x lipat. (Alodokter, 2023)
Komplikasi Diabetes yang Sangat Berbahaya
- Komplikasi pada jantung
Risiko serangan jantung meningkat karena pembuluh darah rusak.
- Komplikasi pada ginjal (nefropati)
Ginjal bekerja keras menyaring gula darah tinggi sehingga cepat rusak.
- Komplikasi pada saraf (neuropati)
Kesemutan, mati rasa, hingga nyeri ekstrem.
- Komplikasi pada mata
Glaukoma, katarak, dan retinopati diabetik dapat menyebabkan kebutaan.
Cara Dokter Mendiagnosis Penyakit Ini
Beberapa pemeriksaan yang dilakukan:
- Cek gula darah puasa
- HbA1c
- Tes toleransi glukosa oral (TTGO)
- Pemeriksaan urine (StatPearls, 2025)
Cara Mengatasi Diabetes Tipe Ini dengan Gaya Hidup
Pola makan yang baik untuk menghindari diabetes tipe ini
- Kurangi gula tambahan
- Pilih karbohidrat kompleks
- Perbanyak sayur dan protein
- Minum air putih
- Hindari makanan cepat saji (ADA, 2025)
Pengobatan yang Bisa Dilakukan Untuk Penyakit Ini
- Metformin
- Sulfonilurea
- Insulin
- GLP-1 agonists
- SGLT2 inhibitors
Bagaimana dokter menentukan obat berdasarkan kondisi pasien. (ADA, 2025)
Cara Mencegah Diabetes Tipe Ini
- Jaga berat badan ideal
- Kurangi makanan manis
- Olahraga teratur
- Kelola stres
- Tidur cukup (ADA, 2025)
Kesimpulan
Diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang tidak boleh dianggap remeh. Meski sering tidak menimbulkan gejala di awal, komplikasinya sangat berbahaya dan dapat menyerang berbagai organ tubuh. Dengan mengenali gejala, menjaga pola makan, dan rutin memeriksakan kesehatan, diabetes tipe ini dapat dikelola dan dicegah sejak dini. Temukan informasi kesehatan lainnya hanya di Garap Media
Referensi
ADA. 2025. Understanding Type 2 Diabetes https://diabetes.org/about-diabetes/type-2
Alodokter. 2023. Diabetes Tipe 2 – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan https://www.alodokter.com/diabetes
StatPearls. 2025. Type 2 Diabetes. StatPearls. NCBI Bookshelf https://www.ncbi.nlm.nih.gov/sites/books/NBK513253/
