Demi Lovato Rayakan Kebebasan Lewat Album Baru “It’s Not That Deep” yang Penuh Energi Pop
Demi Lovato resmi merilis album studio terbaru bertajuk It’s Not That Deep pada Oktober 2025, menandai kembalinya sang penyanyi ke ranah pop dan dance setelah sebelumnya mengeksplorasi nuansa rock di album HOLY FVCK (2022) (Apple Music, 2025). Album ini menjadi pernyataan jujur tentang kebebasan dan penyembuhan, menghadirkan sisi Lovato yang lebih ringan dan percaya diri.
Album ini berisi sebelas lagu dengan berbagai nuansa dance, EDM, dan electropop yang menegaskan kemampuan Lovato dalam menyeimbangkan kekuatan vokal dan emosi personal (Los40, 2025). Single utamanya, “Fast,” menjadi sorotan berkat beat yang adiktif dan pesan tentang menjalani hidup tanpa rasa takut.
Genre dan Makna Lirik “Fast”
Lagu “Fast” mengusung genre diva house yang dipadukan dengan elemen dance-pop dan electropop (Wikipedia, 2025). Lagu ini menandai kembalinya Lovato ke akar musik pop setelah sempat bereksperimen dengan suara rock yang intens. Secara musikal, “Fast” terasa segar, penuh energi, dan dirancang untuk menghidupkan lantai dansa.
Makna liriknya mencerminkan dorongan untuk hidup cepat, mengejar momen, dan menikmati kebebasan tanpa rasa bersalah. Dalam beberapa baris seperti “I wanna go fast, I wanna go hard,” Lovato mengekspresikan semangat eksplorasi dan keberanian menghadapi hidup yang serba cepat (Neon Music, 2025). Lagu ini juga bisa dimaknai sebagai simbolisasi proses penyembuhan dan penerimaan diri setelah melewati masa sulit (Wikipedia, 2025).
Tracklist It’s Not That Deep
Album ini terdiri dari 11 lagu dengan warna musik yang dinamis dan progresif (Los40, 2025). Setiap lagu membawa pesan berbeda namun tetap mengalir dalam tema besar kebebasan dan kejujuran diri.
- Fast
- Here All Night
- Frequency
- Let You Go
- Sorry to Myself
- Little Bit
- Say It
- In My Head
- Kiss
- Before I Knew You
- Ghost
Transisi dari Rock ke Pop
It’s Not That Deep memperlihatkan bagaimana Lovato menemukan keseimbangan baru dalam kariernya. Setelah masa eksplorasi dengan HOLY FVCK yang bernuansa rock dan punk, ia kini menampilkan citra yang lebih cerah dan penuh kebebasan (Apple Music, 2025). Banyak penggemar dan kritikus menilai album ini sebagai bukti bahwa Lovato kembali menikmati proses bermusik tanpa tekanan.
Dengan It’s Not That Deep, Demi Lovato membuktikan kemampuannya untuk terus berevolusi tanpa kehilangan identitas musikalnya. Album ini bukan hanya tentang perubahan arah musik, tapi juga tentang berdamai dengan masa lalu dan menikmati kehidupan dengan ringan.
Para penggemar yang merindukan sisi pop Lovato akhirnya bisa kembali menikmati vokal bertenaga dan produksi musik yang menawan. Jangan lewatkan berita menarik lainnya tentang dunia musik hanya di Garap Media.
Referensi
