Daftar Universitas dengan Jurusan Sastra Daerah di Indonesia

Last Updated: 8 December 2025, 21:00

Bagikan:

daftar universitas dengan jurusan sastra daerah di indonesia
Foto: Canva / Roman Stavila
Table of Contents

Jurusan Sastra Daerah – Bidang studi yang berfokus pada bahasa, aksara, dan karya sastra dari berbagai daerah di Indonesia. Indonesia dikenal memiliki lebih dari 700 bahasa daerah yang masing-masing mencerminkan identitas budaya yang khas. Bahasa-bahasa seperti Jawa, Sunda, Batak, dan Bali memiliki sistem penulisan serta sastra yang berbeda-beda, menjadikannya kekayaan linguistik yang luar biasa.

Melalui jurusan ini, mahasiswa mempelajari struktur bahasa, aksara tradisional, hingga nilai budaya yang terkandung dalam sastra daerah. Dengan demikian, keberadaan jurusan sastra daerah berperan penting dalam menjaga kelestarian budaya di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi.

7 Universitas dengan Jurusan Sastra Daerah 

  1. Sastra Jawa, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Udayana – Program Sastra Jawa tersedia di beberapa universitas ternama seperti UGM, UI, dan Universitas Udayana. Mahasiswa jurusan ini akan mempelajari linguistik Jawa, aksara Jawa, serta sastra klasik seperti Serat Centhini. Di beberapa kampus, mahasiswa juga bisa mempelajari bahasa daerah lain seperti Madura sebagai mata kuliah pilihan.
  2. Sastra Sunda, Universitas Padjadjaran (UNPAD) – Universitas Padjadjaran (UNPAD) di Bandung menawarkan program Sastra Sunda yang berfokus pada pelestarian bahasa dan budaya Sunda. Mahasiswa tidak hanya belajar linguistik dan sastra, tetapi juga meneliti karya budaya Sunda seperti pupuh, carita pantun, dan naskah kuno beraksara Sunda.
  3. Sastra Bali, Universitas Udayana – Di Pulau Dewata, Universitas Udayana membuka jurusan Sastra Bali yang mempelajari bahasa, aksara, dan sastra Bali, baik klasik maupun modern. Jurusan ini menjadi wadah penting untuk melestarikan kearifan lokal yang tertuang dalam teks-teks sastra Bali kuno.
  4. Sastra Batak, Universitas Sumatera Utara (USU) – Universitas Sumatera Utara (USU) di Medan menyediakan jurusan Sastra Batak yang mendalami sejarah, budaya, dan linguistik Batak. Mahasiswa juga meneliti sastra lisan seperti umpasa dan tutur ni raja, yang menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat Batak.
  5. Sastra Melayu, Universitas Sumatera Utara (USU) – Masih di USU, terdapat pula jurusan Sastra Melayu. Program ini meneliti bahasa Melayu beserta karya sastranya, mulai dari hikayat, pantun, hingga sejarah penyebaran bahasa Melayu di Nusantara.
  6. Sastra Minangkabau, Universitas Andalas (Unand) – Di Padang, Universitas Andalas (Unand) memiliki jurusan Sastra Minangkabau. Mahasiswa belajar bahasa Minangkabau, naskah kuno, serta sastra lisan yang erat kaitannya dengan filosofi adat Minangkabau “Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.”
  7. Sastra Daerah Bugis, Universitas Hasanuddin (Unhas) – Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar memiliki jurusan Sastra Daerah Bugis yang mengajarkan bahasa Bugis dan sastra klasik seperti Sureq Galigo. Karya ini bahkan diakui sebagai salah satu karya sastra terpanjang di dunia (Skuling, 2025).

Mata Kuliah Jurusan Sastra Daerah

Mahasiswa jurusan sastra daerah akan menempuh mata kuliah yang mencakup linguistik, filologi, morfologi, sejarah bahasa, etnografi, hingga kajian sastra. Beberapa universitas juga memberikan kesempatan untuk belajar lintas bahasa daerah. Misalnya, mahasiswa Sastra Jawa di UGM dapat memilih Bahasa Madura sebagai mata kuliah tambahan. Selain teori, mahasiswa juga melakukan penelitian lapangan di masyarakat penutur asli untuk memahami konteks sosial dan budaya bahasa yang mereka pelajari (Skuling, 2025).

Prospek Kerja Lulusan Jurusan Sastra Daerah

Meski sering dianggap sempit, prospek kerja lulusan jurusan sastra daerah sebenarnya cukup luas. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Tenaga Pendidik – Menjadi mentor, dosen, atau penulis buku teks pelajaran bahasa daerah.
  2. Penyiar atau MC – Dalam acara budaya dan program radio/televisi lokal.
  3. Konsultan Bahasa Daerah – Untuk produksi film atau karya seni berbahasa lokal seperti Yowis Ben atau Ngeri-Ngeri Sedap.
  4. Penulis Skenario dan Kritikus Sastra – Di teater, radio, dan festival sastra nasional.
  5. Aparatur Sipil Negara (ASN) – di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Balai Bahasa, atau BRIN yang meneliti bahasa daerah.

Dengan kreativitas, lulusan juga dapat menjadi content creator berbahasa daerah, memperkenalkan budaya lokal ke khalayak luas melalui media digital (Skuling, 2025).

Penutup

Belajar di jurusan sastra daerah bukan sekadar menekuni bahasa, tetapi juga memahami akar budaya Indonesia yang kaya. Bagi kamu yang tertarik mempelajari sejarah dan kearifan lokal, jurusan ini bisa menjadi pilihan kuliah yang bermakna dan penuh peluang.

Ingin tahu jurusan menarik lainnya? Kunjungi Garap Media untuk membaca berbagai informasi dan inspirasi seputar pendidikan, budaya, serta pengembangan diri di dunia akademik.

Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /