ChRocktikal resmi merilis mini album pertama Bloom & Gloom pada 3 September 2026 pukul 18.00 KST. Band hard rock yang dipimpin dan diproduseri oleh Siyeon Dreamcatcher tersebut menghadirkan enam lagu dengan warna musik yang lebih cerah, segar, dan bernuansa musim panas. Meski begitu, pengaruh rock and roll tetap menjadi fondasi utama rilisan tersebut. (DREAMCATCHER Official Store, 2026)
ChRocktikal Bloom & Gloom Membuka Era Baru Musik Rock
Bloom & Gloom menjadi mini album pertama ChRocktikal setelah band tersebut memperkenalkan album penuh We break, you awake pada awal 2026. Kali ini, rilisan terbaru mengembangkan karakter rock ChRocktikal melalui pendekatan yang lebih terang tanpa meninggalkan energi keras sebagai identitas mereka.
Dalam proses produksinya, Siyeon dan gitaris Lee Wonseok menjadi penggerak utama. Selain itu, seluruh anggota turut terlibat dalam pembuatan materi sehingga setiap lagu membawa kontribusi langsung dari personel band. (DREAMCATCHER Official Store, 2026)
Konsep Bloom & Gloom menggunakan dua sisi emosi sebagai fondasi cerita. Sisi “Bloom” menggambarkan momen yang cerah dan penuh kehidupan, sedangkan “Gloom” merepresentasikan emosi gelap yang muncul di balik suasana tersebut.
Melalui konsep itu, album menghubungkan berbagai perasaan yang berlawanan dalam lanskap musim panas. Beberapa unsur yang menjadi karakter Bloom & Gloom meliputi:
- Keceriaan: Nuansa cerah dan segar menjadi salah satu karakter utama album.
- Kegelapan: Emosi seperti kerinduan, kejenuhan, obsesi, dan balas dendam tetap hadir dalam materi musik.
- Rock and roll: Pengaruh rock tetap menjadi fondasi penting dalam keseluruhan rilisan.
- Kontras emosi: Suasana hangat dan gelap dipertemukan dalam satu rangkaian cerita.
“REQUIEM” Menjadi Lagu Utama Bloom & Gloom
“REQUIEM” dipilih sebagai lagu utama dalam Bloom & Gloom. Materi tersebut memperlihatkan karakter vokal Siyeon sekaligus pendekatan musikal ChRocktikal sebagai sebuah band rock.
Berdasarkan kredit produksi, Siyeon terlibat dalam penulisan lirik dan komposisi “REQUIEM”. Lee Wonseok juga mengambil bagian dalam komposisi, sementara ChRocktikal menangani aransemen lagu tersebut. (Reddit, 2026)
Pemilihan “REQUIEM” memberikan titik masuk yang kuat terhadap konsep album. Judul tersebut menghadirkan kesan dramatis, sementara keseluruhan rilisan bergerak lebih luas melalui perpaduan warna cerah dan energi rock yang tajam.
Selain menonjolkan kemampuan vokal Siyeon, lagu tersebut memperlihatkan hubungan antara karakter vokalis dan format band. Dengan demikian, “REQUIEM” tidak hanya bertumpu pada vokal, tetapi juga menempatkan instrumen rock sebagai bagian penting dari identitas musik ChRocktikal.
Tracklist Bloom & Gloom Memuat Enam Lagu ChRocktikal
Bloom & Gloom menghadirkan enam lagu yang membentuk perjalanan dari sisi “Bloom” menuju “Gloom”. Susunan tersebut memberikan ruang bagi ChRocktikal untuk memperlihatkan beberapa karakter musikal dalam satu rilisan.
Daftar lagu Bloom & Gloom terdiri atas:
- “Intro”
- “REQUIEM”
- “영원할 초록 빛깔의 너이기에” atau “Because You’ll Always Green”
- “WTH”
- “사랑 (Guilty)”
- “¡CORRE!”
Kredit album menunjukkan Siyeon terlibat dalam penulisan dan komposisi sejumlah lagu. Sementara itu, Lee Wonseok mengambil peran besar dalam komposisi serta produksi. ChRocktikal juga mengerjakan aransemen untuk sejumlah materi utama dalam album tersebut. (DREAMCATCHER Official Store, 2026)
Dari sisi musikal, “WTH” memperlihatkan pendekatan rock and roll yang lebih lugas. Kemudian, “Guilty” menghadirkan atmosfer yang lebih gelap melalui melodi organ dan nuansa melankolis. Sebagai penutup, “¡CORRE!” memberikan energi yang lebih agresif. (Nu Metal Agenda, 2026)
ChRocktikal Memadukan Musim Panas dan Pengaruh Rock
Bloom & Gloom membawa perubahan warna dibandingkan We break, you awake. Sebelumnya, Lee Wonseok menggambarkan rilisan tersebut sebagai karya dengan suasana yang lebih menyegarkan dan bernuansa musim panas. (Nu Metal Agenda, 2026)
Namun, perubahan warna tersebut tidak membuat ChRocktikal meninggalkan akar musiknya. Gitar, vokal bertenaga, dan struktur rock tetap digunakan sebagai elemen utama dalam membangun karakter album.
Hasilnya, dua atmosfer berbeda dapat berjalan berdampingan. Musik yang terdengar cerah tetap mampu membawa tema emosional yang lebih berat. Karena itu, konsep album terasa tidak hanya melalui visual, tetapi juga melalui pendekatan musikal.
Selain aspek musik, ChRocktikal memperkuat konsep tersebut melalui dua versi album, yaitu Bloom ver. dan Gloom ver. Kedua versi tersebut menerjemahkan konsep dua sisi album ke dalam identitas visual yang berbeda. (DREAMCATCHER Official Store, 2026)
Siyeon Memperkuat Peran Kreatif ChRocktikal
Siyeon memiliki posisi penting dalam ChRocktikal karena perannya tidak terbatas sebagai vokalis. Bersama Lee Wonseok, dirinya juga memimpin dan memproduseri proyek band tersebut.
Keterlibatan kreatif itu memberikan ruang bagi Siyeon untuk mengeksplorasi musik rock di luar aktivitasnya bersama Dreamcatcher. Dengan adanya ChRocktikal, dirinya dapat mengembangkan karakter vokal dan musikal melalui format sebuah band.
Melalui Bloom & Gloom, eksplorasi tersebut terlihat dari perpaduan vokal kuat, permainan instrumen rock, serta konsep yang bergerak antara keceriaan dan kegelapan. Pada akhirnya, album ini turut mempertegas ChRocktikal sebagai proyek musik dengan identitas tersendiri.
Bloom & Gloom Menjadi Langkah Lanjut ChRocktikal
Perilisan Bloom & Gloom menunjukkan perkembangan ChRocktikal menuju warna rock yang lebih luas. Album tersebut tetap mempertahankan fondasi hard rock dan rock and roll, tetapi kini menghadirkan suasana musim panas yang lebih cerah dan segar.
Enam lagu di dalamnya juga memperlihatkan kemampuan ChRocktikal memainkan kontras. “REQUIEM” menjadi pusat rilisan, sedangkan lagu-lagu lain memperluas spektrum emosi dari nuansa hijau dan segar hingga atmosfer yang lebih gelap serta agresif.
Dengan pendekatan tersebut, Bloom & Gloom menjadi kelanjutan eksplorasi ChRocktikal setelah We break, you awake. Rilisan ini sekaligus memperlihatkan bagaimana band tersebut dapat mempertahankan karakter rock sambil menghadirkan sisi musikal yang lebih beragam.
Pembaca yang ingin mengikuti perkembangan ChRocktikal, Dreamcatcher, dan proyek musik rock dari artis K-pop lainnya dapat membaca artikel terkait di Garap Media. Informasi tersebut dapat menjadi referensi untuk mengetahui rilisan terbaru dan perkembangan karier para musisi Korea.
Garap Media juga menghadirkan berbagai berita musik lain yang membahas comeback, album baru, serta karya terbaru dari musisi Korea dan internasional. Pembaca dapat melanjutkan ke artikel terkait untuk mendapatkan informasi musik yang lebih lengkap.
Referensi
