Kebakaran – Salah satu bencana yang bisa terjadi secara tiba-tiba, baik di rumah, gedung perkantoran, maupun tempat umum. Dampaknya tidak hanya merusak properti, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa akibat api dan asap beracun yang menyebar dengan cepat. Karena itu, mengetahui langkah-langkah menyelamatkan diri menjadi sangat penting untuk meminimalkan risiko cedera.
Selain itu, kesiapan menghadapi kebakaran membutuhkan kombinasi antara pengetahuan dan latihan rutin. Dengan memahami prosedur evakuasi serta teknik menghindari asap beracun, peluang untuk bertahan hidup dapat meningkat secara signifikan.
1. Simpan Semua Nomor Layanan Darurat
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah selalu menyimpan dan menghafal nomor layanan darurat, seperti pemadam kebakaran, ambulans, dan polisi. Dalam situasi kebakaran, koordinasi dengan pihak-pihak ini sangat penting untuk memastikan pertolongan cepat. Menghubungi layanan darurat harus menjadi prioritas utama sebelum mengevakuasi diri dan area sekitar, terutama jika api sudah membesar (Pratiwi, 2023).
2. Tetap Tenang
Panik merupakan salah satu penyebab utama korban saat kebakaran. Saat panik, seseorang cenderung bertindak tidak rasional dan memperburuk kondisi. Oleh karena itu, penting untuk menenangkan diri, menilai situasi dengan hati-hati, dan tetap fokus pada jalur evakuasi sambil menghubungi layanan darurat untuk mendapatkan bantuan segera (Pratiwi, 2023).
3. Merunduk ke Tanah
Asap beracun lebih berbahaya daripada api itu sendiri karena dapat menyebabkan sesak napas atau kematian akibat inhalasi. Selalu merunduk atau merangkak rendah ke tanah untuk menghindari asap. Jika memungkinkan, gunakan sapu tangan basah untuk menutupi hidung dan mulut agar partikel berbahaya tersaring, sehingga Anda dapat bernapas lebih aman saat mengevakuasi diri (Pratiwi, 2023).
4. Jangan Pernah Menggunakan Lift
Pada gedung bertingkat tinggi, lift mungkin tampak seperti jalur evakuasi cepat. Namun, lift sangat berisiko gagal fungsi akibat gangguan listrik saat kebakaran dan bisa membuat penggunanya terjebak. Selalu gunakan tangga darurat sebagai jalur aman untuk turun dan keluar dari gedung (Pratiwi, 2023).
5. Biasakan Diri dengan Prosedur Keselamatan Kebakaran
Sebelum kebakaran terjadi, penting untuk mengetahui tata letak gedung, lokasi alat pemadam, dan prosedur evakuasi yang berlaku. Banyak gedung, perusahaan, dan sekolah mengadakan latihan simulasi kebakaran untuk membiasakan penghuni bertindak cepat dan tepat. Kebiasaan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan menghadapi kebakaran dan mengurangi risiko korban jiwa (Pratiwi, 2023).
6. Jangan Lari ke Atap
Jika asap tebal menyebar, jangan mencoba naik ke atap karena dapat berisiko tinggi. Pilih jalur evakuasi terdekat menuju lantai dasar atau pintu keluar. Merangkak rendah dan tetap dekat dinding dapat membantu menjaga orientasi dan mencegah tersesat di tengah asap pekat, sehingga peluang selamat meningkat (Pratiwi, 2023).
Penutup
Mempersiapkan diri menghadapi kebakaran bukan hanya soal keberanian, tetapi juga pengetahuan dan latihan rutin. Dengan mengikuti langkah-langkah aman yang telah dijelaskan, peluang untuk menyelamatkan diri dapat meningkat dan risiko cedera dapat diminimalkan.
Jangan lewatkan berbagai tips keselamatan dan informasi menarik lainnya di Garap Media. Selalu perbarui pengetahuan Anda agar lebih siap menghadapi berbagai situasi darurat di sekitar dan melindungi diri serta orang-orang terdekat.
Referensi:
- Pratiwi, A. (2023). 6 Cara Menyelamatkan Diri Dari Kebakaran, Jangan Panik dan Lakukan Ini. Retrieved from https://www.inilah.com/6-cara-menyelamatkan-diri-dari-kebakaran-jangan-panik-dan-lakukan-ini
