Natto – Makanan fermentasi khas Jepang yang terbuat dari kedelai menggunakan bakteri Bacillus subtilis var. natto. Makanan ini terkenal dengan aroma khas, tekstur lengket, dan cita rasa yang unik. Walau penampilannya tidak biasa, makanan fermentasi ini digemari banyak orang karena manfaat kesehatannya yang tinggi, terutama untuk pencernaan dan daya tahan tubuh.
Kini, membuatnya sendiri di rumah semakin mudah dengan mengikuti resep praktis yang menggunakan bahan sederhana dan langkah-langkah akurat. Dengan cara ini, kamu bisa menikmati rasa autentik khas Jepang tanpa perlu membeli produk impor.
Bahan-bahan Membuat Natto
- 400 gram kacang kedelai kering
- 0,1 gram bakteri atau spora natto bacillus (IDN Times, 2022)
Cara Membuat Natto
1. Rendam dan Rebus Kacang Kedelai
- Rendam kacang kedelai semalaman agar teksturnya mengembang dan empuk.
- Setelah itu, cuci bersih lalu tiriskan.
- Rebus kedelai selama 40 – 50 menit hingga terasa empuk, kemudian angkat dan tiriskan kembali.
2. Campurkan Spora Natto
- Masukkan kacang kedelai ke dalam wadah bersih.
- Tambahkan spora dan aduk hingga rata.
- Pastikan wadah dan alat yang digunakan steril agar fermentasi berhasil.
3. Tutup dan Fermentasi
- Tutup wadah menggunakan alumunium foil, lalu ikat tepinya dengan karet atau tali.
- Buat beberapa lubang kecil di bagian atas untuk sirkulasi udara.
- Tempatkan wadah tersebut di ruangan bersuhu sekitar 40°C selama 24 jam hingga kacang kedelai berlendir, tanda fermentasi berhasil.
4. Diamkan dan Dinginkan
- Setelah fermentasi selesai, diamkan pada suhu ruang selama 2 – 3 jam.
- Kemudian pindahkan ke wadah bersih yang tertutup rapat dan simpan di dalam kulkas selama 24 jam agar hasilnya maksimal.
5. Sajikan
- Natto rumahan ala Jepang siap disajikan bersama nasi hangat dan mustard. Teksturnya yang lengket dan aromanya khas menjadi ciri autentik makanan tradisional ini (IDN Times, 2022).
Tips Membuat Natto
Beberapa tips penting agar hasil fermentasi berhasil:
- Karena menggunakan bakteri, pastikan semua alat dan bahan steril. Rebus sendok, saringan, piring, dan alumunium foil dengan air mendidih selama ±5 menit.
- Gunakan spora sedikit saja, karena jumlah kecil sudah cukup untuk proses fermentasi.
- Bisa bertahan hingga satu minggu di kulkas. Sebaiknya segera dikonsumsi bersama nasi agar tetap segar.
- Natto yang sudah jadi dapat digunakan kembali sebagai starter fermentasi baru dengan kedelai segar (IDN Times, 2022).
Penutup
Membuat natto di rumah ternyata mudah dan menyenangkan. Dengan bahan sederhana dan langkah fermentasi yang tepat, kamu bisa menghasilkan makanan khas Jepang dengan cita rasa autentik. Selain lezat, hidangan ini juga menyehatkan dan cocok dikonsumsi sehari-hari.
Ingin tahu resep makanan Jepang lainnya yang tak kalah menarik? Temukan inspirasi kuliner berikutnya hanya di Garap Media, dan jelajahi berbagai sajian khas Asia yang menggugah selera.
Referensi:
- IDN Times. (2022). Resep Bikin Natto Rumahan Ala Jepang. Retrieved from https://www.idntimes.com/food/recipe/resep-bikin-natto-rumahan-ala-jepang-00-mk1yf-zkjlh8
- Wikipedia. Nattō. Retrieved from https://id.wikipedia.org/wiki/Natt%C5%8D
