Tanda Bahaya SOS – Sinyal darurat yang dikenal di seluruh dunia ini sering disalahartikan sebagai singkatan dari frasa seperti “Save Our Souls” atau “Save Our Ship”. Padahal, SOS sejatinya bukan singkatan, melainkan kode Morse yang dipilih karena kesederhanaan dan kejelasannya saat meminta pertolongan.
Sejak diperkenalkan pada awal abad ke-20, SOS telah menjadi simbol universal yang menyelamatkan nyawa di berbagai situasi berbahaya. Artikel ini akan mengulas sejarah, arti sebenarnya, dan cara penggunaan tanda SOS secara mendalam, sehingga Anda memahami pentingnya kode darurat ini dengan tepat.
Sejarah dan Asal Usul Tanda Bahaya SOS
Latar Belakang Penggunaan Tanda Bahaya SOS
Pada awal abad ke-20, komunikasi telegraf nirkabel mulai digunakan di kapal-kapal laut. Untuk mengatasi kebingungan akibat berbagai sinyal darurat, pada tahun 1906 Konferensi Radio Telegraf Internasional menetapkan kode “…—…” (SOS) sebagai sinyal darurat standar internasional (Tirto.id, 2025).
Pemilihan Kode SOS
Kode SOS dipilih karena terdiri dari tiga titik, tiga garis, dan tiga titik (…—…), yang mudah dikenali dan dikirimkan dalam kondisi darurat. Tidak ada spasi di antara huruf-hurufnya, sehingga memudahkan transmisi melalui telegraf nirkabel. SOS tidak memiliki arti khusus; ia hanya dipilih karena kemudahan dan kejelasannya (Detik.com, 2025).
Arti dan Fungsi Tanda Bahaya SOS
Bukan Singkatan
Meskipun banyak yang mengaitkan SOS dengan frasa seperti “Save Our Souls” atau “Save Our Ship”, kenyataannya SOS bukanlah singkatan dari kata-kata tersebut. Frasa-frasa itu hanya backronym untuk mempermudah ingatan, bukan arti asli dari kode Morse (…—…) (Liputan6.com, 2025).
Fungsi dalam Situasi Darurat
SOS digunakan untuk memberi sinyal bahwa pengirim berada dalam keadaan darurat dan membutuhkan bantuan segera. Kode ini dapat dikirim melalui telegraf, radio, lampu isyarat, atau bahkan secara visual. Keunikan dan kesederhanaannya membuat SOS efektif dalam berbagai kondisi dan lingkungan (Merdeka.com, 2024).
Baca juga: Bahaya FOMO di Era Digital: Waspadai Dampaknya!
Tanda SOS dalam Budaya Populer
Representasi dalam Media
Tanda SOS sering muncul dalam film, buku, dan berita sebagai simbol bahaya. Penggunaan ini memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya sinyal darurat ini meskipun banyak yang salah kaprah mengenai singkatannya (Tirto.id, 2025).
Kesalahpahaman Umum
Banyak orang menganggap SOS adalah singkatan tertentu, sehingga penting untuk memahami fakta sejarah. Kesadaran ini membantu masyarakat menilai situasi darurat dengan benar dan merespons sesuai prosedur (Detik.com, 2025).
Penutup
Memahami arti sebenarnya dari tanda SOS membantu kita menghargai sejarah komunikasi darurat dan menanggapi situasi kritis secara tepat. SOS bukan singkatan, tetapi simbol universal yang menyelamatkan nyawa.
Tetap update dengan berita menarik lainnya di Garap Media. Temukan berbagai informasi terkini dan edukatif yang dapat menambah wawasan Anda.
Referensi:
- Detik.com. (2025). Bukan singkatan, ini arti tanda SOS sebenarnya. Retrieved from https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-8117259/bukan-singkatan-ini-arti-tanda-bahaya-sos-sebenarnya
- Liputan6.com. (2025). Arti SOS: Sejarah, penggunaan, dan pentingnya sinyal darurat universal. Retrieved from https://www.liputan6.com/feeds/read/5922951/arti-sos-sejarah-penggunaan-dan-pentingnya-sinyal-darurat-universal
- Merdeka.com. (2024). Begini asal usul tanda SOS. Retrieved from https://www.merdeka.com/teknologi/begini-asal-usul-tanda-sos-132694-mvk.html
- Tirto.id. (2025). Arti SOS untuk kode tanda bahaya dan sejarah penggunaannya. Retrieved from https://tirto.id/arti-sos-untuk-kode-tanda-bahaya-dan-sejarah-penggunaannya-f9rx
