Brem Madiun, Camilan Manis Legendaris dari Jawa Timur
Brem Madiun adalah salah satu makanan tradisional paling terkenal di Indonesia. Camilan ini dikenal dengan teksturnya yang mudah meleleh di mulut dan rasa manis segarnya yang khas. Banyak wisatawan yang menjadikannya oleh-oleh wajib saat berkunjung ke Jawa Timur.
Kini, brem madiun hadir dengan berbagai inovasi rasa dan kemasan. Meski demikian, proses pembuatannya tetap mempertahankan cara tradisional sehingga keaslian rasa tetap terjaga.
Sejarah Brem Madiun
Brem berasal dari fermentasi tape ketan putih yang diperas sarinya, lalu dimasak hingga mengental dan dikeringkan menjadi bentuk padat (Indonesia Kaya, 2023). Brem padat paling populer berasal dari Madiun dan Wonogiri, tetapi Madiun sering dianggap pusat produksi utama.
Konon, brem sudah dikenal sejak zaman kerajaan di Jawa dan digunakan sebagai sajian dalam acara adat. Kini, brem menjadi identitas kuliner kota Madiun dan diproduksi oleh banyak UMKM setempat.
Ciri Khas Rasa dan Tekstur
Keunikan brem madiun terletak pada sensasi dingin yang langsung terasa di lidah saat digigit. Rasanya manis legit dengan sedikit asam yang menyegarkan. Teksturnya mudah hancur dan meleleh, membuatnya digemari semua kalangan (DetikFood, 2024).
Bentuknya biasanya berupa lempengan kecil berwarna putih kekuningan dengan pembungkus kertas berwarna cerah, sehingga menarik untuk dijadikan oleh-oleh.
Proses Pembuatan Brem
Proses pembuatan brem Madiun dimulai dengan fermentasi beras ketan menjadi tape selama 3–5 hari. Tape kemudian diperas untuk mendapatkan sari pati, yang kemudian diendapkan hingga membentuk endapan putih. Endapan ini dikeringkan dan dipotong-potong menjadi brem. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi agar rasa manis-asamnya seimbang (DetikFood, 2023).
Varian Rasa dan Inovasi
Kini, brem Madiun hadir dalam berbagai varian rasa seperti stroberi, cokelat, dan pandan untuk menarik minat generasi muda. Inovasi ini membantu menjaga eksistensi brem di tengah banyaknya camilan modern (CNN Indonesia, 2024).
Brem sebagai Identitas Budaya
Brem bukan hanya makanan, tetapi juga bagian dari identitas budaya Madiun. Setiap tahun, festival brem diadakan untuk memperkenalkan brem kepada generasi muda dan wisatawan mancanegara. Hal ini menjadikan brem sebagai daya tarik wisata kuliner yang kuat.
Brem Madiun adalah kuliner Nusantara yang memadukan rasa, sejarah, dan budaya. Keunikan rasanya menjadikan brem tetap eksis di tengah gempuran jajanan modern.
Jika Anda berkunjung ke Madiun atau Wonogiri, jangan lewatkan kesempatan untuk membawa pulang brem sebagai oleh-oleh. Untuk cerita kuliner Nusantara lainnya, ikuti terus berita terbaru hanya di Garap Media.
Referensi
