Bersikap Sombong kepada Orang Sombong dalam Islam: Bolehkah?

Last Updated: 5 December 2024, 15:18

Bagikan:

bersikap sombong kepada orang sombong
bersikap sombong kepada orang sombong
Table of Contents

Kesombongan adalah sifat yang dicela dalam Islam. Namun, bagaimana jika kita dihadapkan dengan orang yang bersikap sombong? Apakah kita boleh bersikap serupa sebagai bentuk perlawanan? Artikel ini akan mengupas pandangan Islam mengenai cara menghadapi orang sombong dan prinsip-prinsip yang seharusnya dipegang oleh seorang Muslim dalam situasi tersebut. Pertanyaannya apakah boleh bersikap sombong kepada orang sombong?


Apa Itu Kesombongan dalam Islam?

Definisi Kesombongan

Dalam Islam, kesombongan (kibr) didefinisikan sebagai merasa diri lebih baik daripada orang lain. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa kesombongan adalah “menolak kebenaran dan merendahkan orang lain” (HR. Muslim). Kesombongan dianggap sebagai dosa besar karena melibatkan sikap menolak kebenaran yang datang dari Allah dan merendahkan ciptaan-Nya (Rumaysho.Com).

Bahaya Kesombongan

Sifat sombong tidak hanya merusak hubungan antar sesama manusia tetapi juga merusak hubungan dengan Allah. Seorang yang sombong akan sulit menerima nasihat dan kebenaran, yang pada akhirnya menjauhkan dirinya dari rahmat Allah​ (Rumaysho.Com).


Bagaimana Menghadapi Orang Sombong?

1. Menahan Diri dan Bersabar

Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap sabar dan menahan diri ketika menghadapi orang yang sombong. Allah berfirman dalam Al-Qur’an agar kita membalas keburukan dengan kebaikan, karena dengan cara itu, orang yang awalnya bermusuhan bisa menjadi sahabat​ (Rumaysho.Com).

2. Mengingatkan dengan Hikmah

Menghadapi orang sombong dengan nasihat yang baik adalah tindakan mulia. Rasulullah ﷺ selalu menasihati umatnya dengan cara yang lembut dan penuh hikmah, bahkan kepada orang-orang yang menentangnya.

3. Menghindari Perdebatan yang Tidak Perlu

Jika nasihat tidak diindahkan, lebih baik menghindari perdebatan yang dapat memperburuk keadaan. Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk menghindari pertengkaran, karena pertengkaran sering kali hanya memperbesar ego dan tidak menghasilkan kebaikan​ (Rumaysho.Com).


Apakah Boleh Membalas Kesombongan dengan Kesombongan?

Islam melarang pembalasan dengan cara yang sama. Membalas kesombongan dengan kesombongan hanya akan memperbesar dosa. Allah memerintahkan untuk merendahkan hati dan menghindari sifat-sifat tercela. Balasan terbaik terhadap kesombongan adalah dengan menunjukkan akhlak mulia dan ketulusan hati​.


Penutup

Kesombongan adalah sifat yang dilarang dalam Islam. Dalam menghadapi orang sombong, seorang Muslim diajarkan untuk bersikap sabar, memberikan nasihat dengan hikmah, dan menghindari perdebatan yang tidak perlu. Balasan terbaik untuk kesombongan adalah dengan akhlak yang mulia. Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk menjaga hati dari sifat sombong dan menjadi hamba yang tawadhu’ (rendah hati).

Baca berita dan artikel menarik lainnya di Garap Media untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan Anda!

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /