Beras Porang: Solusi Sehat Pengganti Nasi Putih?

Last Updated: 4 August 2025, 14:33

Bagikan:

Alternatif sehat yang mulai menggantikan nasi putih di meja makan.
Table of Contents

Beras Porang: Solusi Sehat Pengganti Nasi Putih?

Dalam beberapa tahun terakhir, beras porang mulai banyak diminati sebagai alternatif sehat pengganti nasi putih. Produk pangan ini berasal dari umbi porang yang diolah hingga menyerupai nasi, dan kini populer di kalangan pelaku diet serta penderita diabetes. Kandungan kalorinya yang rendah serta serat tinggi menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin menjaga berat badan dan kadar gula darah.

Namun, seberapa sehat sebenarnya beras ini? Apakah cocok dikonsumsi setiap hari oleh semua orang? Mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.


Apa Itu Beras Porang?

Asal-usul dan Kandungan

Produk ini berasal dari umbi tanaman porang (Amorphophallus muelleri), yang banyak tumbuh di Indonesia. Umbinya kaya akan glucomannan, yaitu serat larut air yang dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan memperlambat pencernaan karbohidrat.

Cara Produksi

Umbi tersebut dikeringkan lalu diolah menjadi tepung konnyaku sebelum akhirnya dibentuk menyerupai butiran nasi. Proses pengolahannya harus melewati tahap pemurnian untuk menghilangkan senyawa kalsium oksalat yang berbahaya jika dikonsumsi mentah.


Kelebihan Beras Porang Dibanding Nasi Putih

Lebih Rendah Kalori

Jika dibandingkan, satu porsi nasi putih bisa mengandung sekitar 175 kalori per 100 gram. Sementara itu, nasi porang hanya memiliki sekitar 20–40 kalori. Ini menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang sedang menurunkan berat badan.

Ramah untuk Penderita Diabetes

Karena memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan serat tinggi, makanan ini membantu menjaga kestabilan gula darah. Itu sebabnya, banyak ahli gizi merekomendasikannya bagi pasien diabetes tipe 2.

Menahan Rasa Lapar Lebih Lama

Serat glucomannan bisa mengembang dalam perut, memberikan rasa kenyang berkepanjangan. Ini sangat bermanfaat untuk mengurangi frekuensi ngemil dan membantu pengaturan pola makan.


Tantangan dan Risiko Konsumsi Beras Porang

Proses Olahan Harus Tepat

Meski banyak manfaat, porang mengandung kalsium oksalat yang bisa berbahaya jika tidak diolah dengan benar. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa produk beras porang yang dikonsumsi sudah melalui proses pemurnian sesuai standar pangan.

Tidak Mengandung Zat Gizi Lengkap

Beras porang sangat rendah protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Jika dijadikan makanan pokok utama tanpa variasi, bisa menimbulkan kekurangan zat gizi. Karena itu, sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein, sayuran, dan buah-buahan agar gizi seimbang tetap terpenuhi.


Apakah Beras Porang Cocok untuk Semua Orang?

Beras porang cocok dikonsumsi oleh:

  • Orang yang menjalani diet rendah kalori
  • Penderita diabetes atau pradiabetes
  • Mereka yang ingin mengurangi konsumsi nasi putih

Namun, bagi anak-anak, ibu hamil, atau orang dengan kebutuhan kalori tinggi, sebaiknya tidak menggantikan nasi secara total dengan beras porang. Tetap diperlukan konsultasi dengan ahli gizi jika ingin menjadikannya bagian dari pola makan harian.


Dengan kalori rendah dan kandungan serat tinggi, nasi dari umbi porang menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin hidup lebih sehat. Namun, seperti halnya bahan pangan lainnya, konsumsi tetap harus bijak dan seimbang agar manfaatnya terasa maksimal.

Jika Anda tertarik untuk mengganti pola makan dan mencari opsi pangan sehat lainnya, jangan lewatkan artikel menarik dan informatif lainnya hanya di Garap Media!


Lampiran Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /