Benarkah Minyak Goreng Bisa Dipakai Ulang, Batas Pemakaiannya

Last Updated: 19 September 2025, 03:00

Bagikan:

benarkah minyak goreng bisa dipakai ulang, ini batas pemakaiannya
benarkah minyak goreng bisa dipakai ulang, ini batas pemakaiannya
Table of Contents

Minyak goreng adalah salah satu bahan pokok dalam setiap dapur. Tak jarang, minyak goreng dipakai berulang kali untuk menggoreng berbagai jenis makanan. Namun, banyak orang bertanya-tanya apakah minyak goreng bisa dipakai ulang tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Penggunaan minyak goreng secara berulang dapat memengaruhi kualitas dan rasa makanan. Selain itu, minyak yang sudah dipakai terlalu lama berpotensi menghasilkan senyawa berbahaya. Oleh karena itu, penting mengetahui batas aman penggunaan minyak goreng agar tetap sehat dan hemat.


Minyak Goreng dan Dampak Pemakaian Ulang

Bagaimana Minyak Goreng Bekerja

Minyak goreng memiliki titik asap tertentu yang menjadi batas suhu ideal saat menggoreng. Jika minyak dipanaskan melebihi titik asap, senyawa berbahaya seperti akrolein bisa terbentuk. Penggunaan ulang minyak tanpa memperhatikan kualitasnya dapat meningkatkan risiko kesehatan.

Batas Aman Menggunakan Minyak Goreng

Umumnya, minyak goreng dapat digunakan ulang 1–2 kali untuk jenis penggorengan ringan seperti menggoreng sayuran. Untuk makanan yang lebih berat atau bertepung, batasnya sebaiknya hanya sekali. Perhatikan aroma, warna, dan tekstur minyak. Minyak yang berubah warna menjadi gelap atau berbau tengik sebaiknya dibuang.

Risiko Menggunakan Minyak Goreng Berulang

Menggunakan minyak goreng terlalu sering bisa meningkatkan kadar lemak jenuh dan senyawa trans dalam makanan. Hal ini dapat memicu penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan masalah pencernaan. Penting juga untuk menyaring sisa makanan dari minyak sebelum menyimpannya agar tidak cepat rusak.


Tips Menjaga Kualitas Minyak Goreng

1. Simpan Minyak dengan Benar

Setelah digunakan, minyak goreng sebaiknya disaring dan disimpan dalam wadah tertutup di tempat sejuk dan gelap. Hindari menyimpan minyak di dekat kompor atau sumber panas karena dapat mempercepat oksidasi.

2. Pilih Jenis Minyak yang Tepat

Minyak nabati seperti minyak kelapa sawit atau minyak kanola lebih stabil untuk pemakaian ulang dibanding minyak zaitun atau minyak jagung. Memilih minyak yang tepat dapat meminimalkan risiko terbentuknya senyawa berbahaya.

3. Kenali Tanda Minyak Sudah Tidak Aman

Minyak yang sudah digunakan berulang kali biasanya memiliki aroma tengik, busa berlebihan saat menggoreng, atau warna yang gelap. Jangan gunakan minyak jika sudah menunjukkan tanda-tanda ini karena dapat membahayakan kesehatan.


Minyak goreng bisa dipakai ulang, namun dengan batasan dan teknik penyimpanan yang tepat. Mengetahui tanda-tanda minyak yang sudah tidak aman sangat penting untuk menjaga kesehatan keluarga.

Tetap bijak dalam menggunakan minyak goreng dan perhatikan kualitas setiap kali menggoreng. Untuk informasi menarik seputar tips kuliner dan gaya hidup sehat lainnya, baca terus berita di Garap Media.


Referensi:

  1. https://www.kompas.com/food/read/2023/05/21/140000165/benarkah-minyak-goreng-bisa-digunakan-ulang
  2. https://www.tribunnews.com/lifestyle/2023/03/15/berapa-kali-minyak-goreng-bisa-dipakai-ulang

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /