bekasam, merupakan bagian hidangan fermentasi khas dari Sumatera Selatan yang telah diwariskan turun-temurun sebagai bentuk kearifan lokal dalam mengawetkan ikan secara alami . Bekasam bukan sekadar lauk, melainkan simbol ketekunan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam dan menjaga tradisi.
Asal Usul dan Sejarah Bekasam
Bekasam berasal dari wilayah Sumatera bagian selatan, terutama Palembang, Ogan Komering Ilir, dan Musi Banyuasin, kemudian menyebar ke Bengkulu dan Kalimantan Selatan. Dalam tradisi masyarakat setempat, bekasam muncul sebagai cara alami mengawetkan ikan air tawar saat hasil tangkapan melimpah di musim hujan.
Kata “bekasam” sendiri berasal dari kata “asam” yang menggambarkan cita rasanya hasil dari proses fermentasi alami. Teknik ini sudah dikenal sejak masa kerajaan Sriwijaya dan menjadi bagian penting dalam budaya kuliner masyarakat pesisir Sungai Musi.
Proses Fermentasi Bekasam dan Keunikan Rasa
Rahasia utama bekasam terletak pada fermentasi ikan menggunakan garam dan nasi putih selama 7 hingga 14 hari. Proses alami ini menghasilkan rasa asam gurih yang kompleks dan aroma khas. Mikroorganisme dari nasi menghasilkan asam laktat yang membuat bekasam aman dikonsumsi sekaligus kaya cita rasa.
Setelah fermentasi selesai, bekasam bisa langsung diolah dengan cara digoreng, ditumis, atau disajikan dengan sambal. Rasa asamnya yang berpadu dengan pedas dan gurih membuat bekasam disukai banyak orang.
Cara membuat Bekasam Tradisional Palembang
Bahan-bahan:
500 gram ikan air tawar segar (ikan sepat, mujair, atau nila)
4 sendok makan garam kasar
5 sendok makan nasi putih matang (atau nasi dingin sisa semalam)
1 sendok makan gula pasir (opsional, untuk mempercepat fermentasi)
Wadah kedap udara (stoples kaca atau toples plastik bersih)
Langkah Pembuatan fermentasi bekasam :
Bersihkan ikan dari sisik dan isi perut, kemudian bilas hingga bersih. Tiriskan.
Baluri ikan dengan garam secara merata dan diamkan selama 1–2 hari di tempat tertutup agar garam meresap.
Setelah itu, campurkan ikan dengan nasi putih dan sedikit gula (bila ingin rasa lebih seimbang).
Masukkan ke dalam wadah kedap udara, tutup rapat, dan simpan di tempat teduh selama 7–14 hari.
Setelah proses fermentasi selesai, bekasam siap diolah sesuai selera — bisa digoreng dengan bawang dan cabai merah untuk rasa yang lebih nikmat.
Tips membuat fermentasi bekasam :
Gunakan ikan segar dan nasi tanpa minyak agar fermentasi berhasil.
Bekasam yang matang biasanya memiliki aroma asam khas dan warna ikan sedikit kecokelatan.
Bekasam dan Makna Budaya
Selain kaya rasa, bekasam juga menyimpan nilai sosial dan budaya. Proses membuatnya yang memakan waktu panjang mencerminkan filosofi kesabaran dan kebersamaan masyarakat. Biasanya, bekasam dibuat secara gotong royong oleh ibu-ibu di desa, lalu dibagikan kepada tetangga sebagai bentuk solidaritas.
Kini, bekasam tak hanya hadir di meja makan rumah tangga, tapi juga menjadi komoditas kuliner khas daerah yang dijual dalam kemasan modern. Banyak UMKM di Palembang dan sekitarnya memproduksi bekasam siap saji untuk dijadikan oleh-oleh khas Sumatera Selatan.
Baca juga: Seruit Lampung, Tradisi Kuliner yang Menyatukan Keluarga dan Masyarakat
Penutup bekasam
Bekasam adalah potret kuliner Indonesia yang kaya filosofi. Dari fermentasi sederhana lahir rasa kompleks yang menggugah selera. Dalam setiap suapan bekasam, tersimpan kisah panjang tradisi dan kearifan lokal masyarakat Nusantara.Baca juga artikel menarik lainnya seputar kuliner tradisional dan warisan budaya Nusantara hanya di Garap Media — inspirasi rasa dan cerita dari tanah air.
sumber refrensi
Jasrial Tanjung, W. (2023, 1 Juni). Bekasam, kuliner fermentasi ikan sungai khas Sumsel yang manis, asam dan asin. Detik SumBagSel. https://www.detik.com/sumbagsel/kuliner/d-6749138/bekasam-kuliner-fermentasi-ikan-sungai-khas-sumsel-yang-manis-asam-dan-asin
Yuliani. (2025, 8 Januari). Resep Bekasam Palembang, lezatnya dinikmati bareng nasi panas. IDN Times Sumsel. https://sumsel.idntimes.com/food/dining-guide/resep-bekasam-palembang-lezatnya-dinikmati-bareng-nasi-panas-2-00-6zz13-614lj1
