Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan aturan ganjil genap. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Dinas Perhubungan setempat. Tujuannya adalah mempermudah mobilitas warga saat libur Natal 2025. Kini masyarakat bisa berwisata di ibu kota tanpa hambatan nomor pelat.
Peniadaan aturan berlaku di 25 ruas jalan protokol Jakarta. Akses ke 28 gerbang tol juga bebas dari pembatasan ini. Kebijakan ini diharapkan memberi kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. Arus menuju pusat ibadah dan lokasi wisata kini menjadi prioritas utama.
Jadwal Resmi Pembebasan Ganjil Genap Jakarta Nataru
Berdasarkan regulasi yang berlaku, kebijakan ganjil genap Jakarta Nataru tidak akan diaktifkan pada hari libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah. Merujuk pada keputusan resmi, aturan ini ditiadakan pada tanggal 25 Desember 2025 (Hari Raya Natal) dan 26 Desember 2025 (Cuti Bersama Natal), serta akan kembali ditiadakan pada 1 Januari 2026 (Kompas.tv, 2025).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan bahwa dasar hukum peniadaan ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat (3), yang menyebutkan bahwa pembatasan lalu lintas tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Dengan demikian, sistem tilang elektronik (ETLE) tidak akan melakukan penindakan terhadap pelanggaran pelat nomor pada tanggal-tanggal tersebut (detikNews, 2025).
Peningkatan Volume Kendaraan di Jalur Wisata
Meski aturan ganjil genap Jakarta Nataru ditiadakan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kemacetan parah di sejumlah titik. Fokus utama pihak kepolisian akan bergeser dari penindakan pelat nomor ke pengaturan arus lalu lintas di kawasan wisata strategis. Lokasi seperti Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan diprediksi akan menjadi titik temu ribuan kendaraan pribadi (Media Indonesia, 2025).
Volume kendaraan diprediksi akan meningkat tajam karena akses yang lebih terbuka bagi semua jenis kendaraan. Petugas gabungan dari Dishub dan Polri akan disiagakan di sepanjang jalur utama guna memurai kepadatan yang mungkin terjadi, terutama pada jam-jam puncak kunjungan wisatawan. Penempatan personel ini bertujuan untuk memastikan bahwa meskipun volume kendaraan tinggi, arus tetap bisa mengalir secara perlahan namun pasti.
“Peniadaan ganjil genap ini bertujuan untuk mendukung kenyamanan warga saat merayakan momen kebersamaan di akhir tahun,” tulis laporan resmi yang dikutip dari portal berita lokal (SinPo.id, 2025).
Tips Perjalanan dan Kesiapan Pengendara
Bagi Anda yang berencana memanfaatkan momentum bebas ganjil genap Jakarta Nataru, sangat disarankan untuk melakukan persiapan matang. Pastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman dan pendingin mesin, mengingat potensi antrean panjang di pintu masuk objek wisata. Selalu pantau aplikasi peta digital guna mencari rute alternatif jika jalur utama mengalami stagansi parah.
Penting juga untuk diingat bahwa meski ganjil genap libur, pelanggaran lalu lintas lainnya seperti penggunaan bahu jalan, pelanggaran lampu merah, dan parkir liar di bahu jalan tetap menjadi sasaran penindakan tegas oleh petugas. Jangan sampai kegembiraan liburan terganggu oleh sanksi tilang akibat kelalaian mematuhi marka dan rambu-rambu dasar lalu lintas di jalan raya.
Bebas ganjil genap saat libur Natal adalah langkah positif dari pemerintah. Pengendara kini bisa merencanakan perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman. Anda tidak perlu takut terkena denda tilang elektronik selama masa liburan.
Dapatkan terus informasi lalu lintas terpercaya hanya melalui Garap Media. Simak artikel menarik lainnya untuk membantu keseharian Anda menjadi lebih mudah. Selamat menikmati libur akhir tahun yang menyenangkan bersama keluarga!
Referensi
