Barcelona Layangkan Protes Kedua ke UEFA, Soroti Kepemimpinan Wasit Lawan Atletico Madrid

Last Updated: 18 April 2026, 12:10

Bagikan:

barcelona
Foto: Liputan6
Table of Contents

Barcelona kembali mengambil langkah serius dengan melayangkan protes resmi kedua kepada UEFA terkait kepemimpinan wasit dalam laga perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid. Langkah ini diambil setelah tim asal Catalonia tersebut tersingkir secara agregat 2-3.

Barcelona tetap menang 2-1 di Stadion Metropolitano dalam laga leg kedua, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut memicu kemarahan besar di kubu Barcelona, termasuk dari winger mereka, Raphinha, yang secara terang-terangan menyebut pertandingan tersebut sebagai “perampokan”.

Keputusan Wasit Jadi Sorotan

Dalam pernyataan resminya, Barcelona menilai sejumlah keputusan wasit di dua leg pertandingan tidak sesuai dengan aturan permainan. Klub menyoroti kurangnya intervensi dari VAR dalam beberapa momen krusial yang dinilai berpengaruh langsung terhadap jalannya pertandingan. Selain itu, klub juga mengklaim seharusnya mereka mendapatkan hadiah penalti di kedua leg. Namun, klaim tersebut dibantah oleh pihak Atletico Madrid yang memiliki pandangan berbeda terhadap insiden-insiden tersebut. Barcelona menegaskan bahwa akumulasi kesalahan tersebut tidak hanya berdampak pada hasil pertandingan, tetapi juga menimbulkan kerugian secara sportif dan finansial bagi klub.

Protes Pertama Ditolak UEFA

Sebelumnya, Barcelona telah lebih dulu mengajukan keluhan terkait dugaan handball yang dilakukan bek Atletico, Marc Pubill. Namun, UEFA menolak menindaklanjuti laporan tersebut dengan alasan tidak dapat diterima (inadmissible). Keputusan UEFA itu memicu kekecewaan di internal klub. Mereka merasa laporan tersebut tidak mendapat respons yang layak dan mencerminkan kurangnya penghargaan terhadap klub. Melalui pengajuan protes kedua ini, Barcelona tidak hanya menuntut evaluasi, tetapi juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan UEFA dalam memperbaiki sistem perwasitan. Klub berharap adanya peningkatan dalam penerapan aturan yang lebih ketat, adil, dan transparan di masa depan, termasuk optimalisasi penggunaan teknologi VAR agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Penutup

Kasus protes yang diajukan Barcelona kepada UEFA kembali memunculkan perdebatan mengenai kualitas kepemimpinan wasit di ajang Liga Champions. Klub merasa sejumlah keputusan penting dalam laga melawan Atletico Madrid berdampak besar terhadap hasil akhir pertandingan. Situasi ini membuat klub mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem perwasitan dan penggunaan VAR di kompetisi Eropa.

Jangan lewatkan berita lainnya seputar sepak bola, Liga Champions, Atletico Madrid, transfer pemain, perkembangan klub besar, hasil pertandingan, analisis pertandingan, dan isu wasit hanya di Garap Media.

Referensi:

/ Stay Connected /

802

Ikuti

1

Ikuti

169

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /