Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak dini hari kembali menyebabkan banjir di sejumlah titik ibu kota. Genangan air muncul di beberapa kawasan permukiman serta ruas jalan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain di Jakarta, dampak banjir juga dirasakan di wilayah penyangga seperti Tangerang. Hujan yang terus turun membuat debit air meningkat dan merendam ratusan rumah warga di kawasan permukiman.
Banjir Jakarta Terjadi di Puluhan RT
Peristiwa banjir Jakarta kembali menjadi perhatian setelah hujan deras mengguyur ibu kota sejak dini hari. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir dilaporkan terjadi di puluhan rukun tetangga (RT) serta sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta.
BPBD DKI Jakarta mencatat setidaknya 45 RT dan 22 ruas jalan terdampak genangan air akibat hujan yang terus turun dalam waktu cukup lama (detikNews, 2026).
Genangan air di sejumlah titik membuat aktivitas warga terganggu. Beberapa jalan yang terendam air menyebabkan kendaraan harus melintas secara perlahan untuk menghindari kerusakan mesin, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Selain itu, banjir juga membuat sebagian warga harus lebih waspada terhadap potensi naiknya ketinggian air di kawasan permukiman yang berada di daerah rendah.
Hujan Deras Jadi Pemicu Banjir Jakarta
Fenomena banjir Jakarta kali ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak dini hari hingga siang hari. Curah hujan yang tinggi dalam waktu lama membuat sistem drainase di beberapa wilayah tidak mampu menampung seluruh aliran air.
Akibatnya, air meluap ke jalan maupun kawasan permukiman warga. Kondisi ini kerap terjadi ketika hujan deras turun secara terus-menerus di wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi.
Selain faktor curah hujan, kondisi geografis Jakarta yang berada di dataran rendah juga membuat sebagian wilayah lebih rentan mengalami genangan. Ketika volume air meningkat, aliran menuju sungai dan kanal utama membutuhkan waktu lebih lama untuk surut.
Situasi ini membuat beberapa kawasan rawan banjir kembali tergenang ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Banjir Tangerang Rendam Ratusan Rumah
Dampak banjir tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga meluas hingga wilayah Tangerang. Di kawasan Villa Tomang Baru, misalnya, ratusan rumah warga dilaporkan terendam banjir akibat tingginya curah hujan.
Banjir di kawasan tersebut bahkan mencapai ketinggian sekitar dua meter dan merendam sekitar 800 rumah warga (CNN Indonesia, 2026).
Ketinggian air yang cukup tinggi membuat aktivitas masyarakat lumpuh sementara. Sejumlah warga harus mengamankan barang-barang penting mereka agar tidak rusak akibat terendam air.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa hujan ekstrem di kawasan Jabodetabek dapat memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi Jakarta tetapi juga wilayah penyangga di sekitarnya.
Peristiwa banjir Jakarta yang kembali terjadi setelah hujan deras menjadi pengingat bahwa risiko banjir di wilayah perkotaan masih cukup tinggi. Curah hujan yang meningkat serta kondisi drainase perkotaan membuat genangan air mudah muncul di berbagai titik.
Untuk mendapatkan informasi terbaru seputar peristiwa nasional, cuaca ekstrem, hingga perkembangan kota-kota besar di Indonesia, pembaca dapat mengikuti berbagai artikel menarik lainnya di Garap Media.
Referensi
