Banjir Jakarta Makin Parah Sore Kemarin: 57 RT dan 39 Ruas Jalan Terendam, Cilandak hingga Sejumlah Wilayah Lumpuh

Last Updated: 13 January 2026, 04:57

Bagikan:

Banjir Jakarta
Percepatan CEPA Indonesia–Pakistan menandai komitmen penguatan kerja sama dagang, investasi, dan ekspor strategis menuju 2027. Sumber gambar: Tribun Bisnis
Table of Contents

Banjir kembali melanda Jakarta pada Senin sore kemarin setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah ibu kota sejak siang hari. Genangan air dilaporkan muncul di berbagai kawasan permukiman hingga ruas jalan utama, menyebabkan aktivitas warga dan arus lalu lintas terganggu (detikNews, 2026).

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menunjukkan bahwa banjir Jakarta terus meluas. Hingga sore kemarin, puluhan Rukun Tetangga (RT) dan puluhan ruas jalan tercatat terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Kondisi ini kembali menegaskan bahwa persoalan banjir masih menjadi tantangan serius bagi Jakarta (tvOneNews, 2026).

Banjir Jakarta Meluas di Berbagai Wilayah

BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 57 RT dan 39 ruas jalan terendam banjir hingga Senin sore kemarin. Genangan banjir tersebut tersebar di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mulai dari sekitar 20 sentimeter hingga lebih dari satu meter di sejumlah titik (detikNews, 2026).

Wilayah Jakarta Selatan menjadi salah satu kawasan dengan dampak paling signifikan. Selain permukiman padat penduduk, sejumlah ruas jalan utama juga tergenang sehingga menghambat mobilitas kendaraan. Kondisi serupa juga terjadi di beberapa titik di Jakarta Timur dan Jakarta Barat yang berada di sekitar aliran sungai (ANTARA News, 2026).

Menurut BPBD, meluasnya banjir ini dipengaruhi oleh curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus serta meluapnya sungai-sungai yang melintasi Jakarta. Petugas terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi penambahan titik genangan (detikNews, 2026).

Cilandak Terendam Luapan Kali Krukut

Salah satu wilayah yang menjadi sorotan dalam peristiwa banjir kali ini adalah kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Berdasarkan laporan media, banjir di wilayah ini dipicu oleh luapan Kali Krukut setelah hujan deras mengguyur daerah hulu dan hilir (CNBC Indonesia, 2026).

Air menggenangi permukiman warga dan menutup sejumlah ruas jalan, sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Kendaraan roda dua maupun roda empat dilaporkan kesulitan melintas akibat genangan yang cukup tinggi (CNBC Indonesia, 2026).

Warga di sekitar Cilandak terpaksa membatasi aktivitas di luar rumah dan memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman. Kondisi ini menjadi gambaran nyata dampak banjir Jakarta yang masih berulang setiap musim hujan (ANTARA News, 2026).

Respons Pemerintah dan Petugas di Lapangan

Seiring meluasnya banjir, pemerintah daerah melalui BPBD DKI Jakarta melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk menangani dampak genangan. Petugas dikerahkan untuk memantau ketinggian air, melakukan penyedotan di sejumlah titik, serta memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak (tvOneNews, 2026).

Media melaporkan bahwa beberapa wilayah disiagakan untuk kemungkinan evakuasi apabila debit air terus meningkat. Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk meminimalkan risiko bagi masyarakat, terutama di kawasan yang berada di sekitar aliran sungai dan dataran rendah (tvOneNews, 2026).

Dampak Banjir dan Potensi Genangan Susulan

ANTARA News melaporkan bahwa banjir di Jakarta menunjukkan tren meluas seiring meningkatnya intensitas hujan. Puluhan RT dan ruas jalan terdampak, mengakibatkan aktivitas warga terganggu dan lalu lintas tersendat di sejumlah kawasan (ANTARA News, 2026).

Di wilayah Cilandak Timur, ketinggian air dilaporkan hampir mencapai satu meter. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga serta meningkatkan risiko kerusakan pada rumah dan fasilitas umum. Pemerintah daerah diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi (ANTARA News, 2026).

Peristiwa banjir Jakarta yang kembali meluas sore kemarin menunjukkan bahwa persoalan banjir masih menjadi tantangan besar bagi ibu kota. Dampaknya dirasakan langsung oleh warga di permukiman padat penduduk hingga pengguna jalan yang harus menghadapi genangan di sejumlah ruas utama (detikNews, 2026).

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah. Ikuti terus perkembangan berita banjir dan isu perkotaan lainnya hanya di Garap Media, sumber informasi aktual dan terpercaya untuk memahami kondisi Jakarta hari ini.

Referensi

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /