Bali Dikepung Banjir Besar, Turis Dievakuasi dan WNA Tewas Terseret Arus
Bencana banjir Bali kembali melanda sejumlah wilayah di Pulau Dewata akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (14/12/2025). Curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga hingga kawasan wisata, memaksa ratusan orang dievakuasi dari lokasi terdampak.
Tragedi ini turut menelan korban jiwa. Seorang warga negara asing (WNA) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir di Kabupaten Badung. Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena terjadi di wilayah yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional (CNN Indonesia, 2025).
Banjir Bali Meluas Akibat Hujan Ekstrem
Hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi panjang menjadi pemicu utama banjir Bali kali ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir terjadi di sejumlah daerah seperti Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Jembrana. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa titik.
Akibat meluapnya sungai dan buruknya sistem drainase di kawasan padat penduduk, air dengan cepat merendam rumah warga dan akses jalan utama. Sejumlah kendaraan dilaporkan hanyut, sementara aktivitas masyarakat lumpuh sementara waktu (CNN Indonesia, 2025).
Ratusan Warga Dievakuasi Tim SAR Gabungan
Proses evakuasi dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan setempat. Ratusan warga dievakuasi menggunakan perahu karet dari rumah yang terendam menuju lokasi aman seperti balai desa dan fasilitas umum lainnya.
BPBD Bali menyebut evakuasi difokuskan pada kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan perempuan. Hingga Minggu sore, sebagian warga masih bertahan di pengungsian sambil menunggu kondisi air surut (detikNews, 2025).
Turis Asing Ikut Dievakuasi dari Vila dan Penginapan
Selain warga lokal, banjir juga berdampak langsung pada wisatawan asing. Puluhan turis dievakuasi dari vila dan penginapan yang terendam banjir, khususnya di wilayah Badung. Aparat setempat memindahkan para wisatawan ke tempat yang lebih aman untuk mencegah risiko korban tambahan.
Otoritas pariwisata mengimbau wisatawan agar tidak memaksakan diri menerobos genangan banjir serta selalu mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca dan kebencanaan (detikNews, 2025).
WNA Perempuan Tewas Terseret Arus Banjir
Korban jiwa dalam peristiwa banjir Bali ini adalah seorang WNA perempuan yang ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus banjir dan terjebak di gorong-gorong. Hingga saat ini, identitas korban masih dalam proses pendalaman karena tidak ditemukan dokumen identitas di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian menduga korban nekat menerobos genangan banjir sebelum akhirnya terseret arus deras. Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut (Kompas.com, 2025; ANTARA News, 2025).
Tantangan Evakuasi dan Potensi Hujan Susulan
Tim SAR menghadapi tantangan besar dalam proses evakuasi akibat derasnya arus banjir dan banyaknya material kayu serta sampah yang terbawa air. Beberapa akses jalan juga terputus sehingga memperlambat distribusi bantuan logistik ke lokasi terdampak.
BMKG mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat dan wisatawan diminta tetap waspada serta menghindari daerah rawan banjir dan aliran sungai (ANTARA News, 2025).
Dampak Banjir terhadap Aktivitas Warga dan Pariwisata
Banjir menyebabkan aktivitas ekonomi warga terganggu. Sejumlah rumah, toko, dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Pemerintah daerah mulai melakukan pendataan untuk menyalurkan bantuan darurat serta memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Sektor pariwisata Bali juga terdampak, meski Bandara I Gusti Ngurah Rai dilaporkan tetap beroperasi normal. Sejumlah wisatawan memilih menunda perjalanan atau membatalkan agenda wisata akibat kondisi cuaca ekstrem.
Peristiwa banjir Bali kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk dan aktivitas wisata tinggi. Kepatuhan terhadap imbauan pemerintah menjadi kunci untuk meminimalkan risiko korban jiwa.
Ikuti terus perkembangan berita terkini seputar bencana alam, pariwisata, dan isu nasional lainnya hanya di Garap Media. Temukan juga artikel informatif lainnya untuk menambah wawasan kamu.
Referensi
