Bahaya Kandungan BPA pada Plastik yang Perlu Diwaspadai

Last Updated: 4 November 2025, 21:00

Bagikan:

bahaya kandungan bpa pada plastik yang perlu diwaspadai
Foto: Canva / MART PRODUCTION
Table of Contents

Kandungan BPA pada Plastik – Tentu tidak boleh dianggap sepele. Bahan kimia yang terdapat pada wadah plastik ini bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2, gangguan kesuburan, gangguan fungsi otak, hingga kanker.

BPA dapat memengaruhi siapa saja, mulai dari janin, anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Hal ini karena BPA umumnya terdapat pada kemasan makanan dan minuman sehari-hari, botol minum, serta kotak bekal yang sering digunakan.


Sumber dan Cara BPA Masuk ke Dalam Tubuh

BPA, atau bisphenol A, adalah bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik polikarbonat dan resin epoksi. Plastik polikarbonat banyak digunakan untuk botol air dan wadah makanan, sementara resin epoksi dipakai pada lapisan produk logam seperti kaleng dan tutup botol.

BPA bisa meresap ke dalam makanan atau minuman, terutama saat dipanaskan atau melalui penggunaan plastik sekali pakai berulang kali. Jika dikonsumsi, BPA akan masuk ke dalam tubuh dan menumpuk seiring waktu, meningkatkan risiko gangguan kesehatan (RRI, 2023).


Daftar Bahaya Kandungan BPA bagi Kesehatan

  1. Diabetes Tipe 2 – BPA dapat mengganggu produksi hormon insulin di pankreas dan memengaruhi pengolahan gula darah, sehingga risiko diabetes tipe 2 meningkat.
  2. Gangguan Kesuburan – BPA bisa menurunkan hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita, memicu infertilitas, PCOS, serta menurunkan kualitas sperma dan sel telur.
  3. Obesitas – Paparan BPA dapat mengganggu metabolisme lemak, membuat tubuh kesulitan memecah lemak sehingga meningkatkan risiko obesitas, selain dipengaruhi pola makan dan gaya hidup.
  4. Penyakit Jantung – BPA dapat memicu peradangan pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan mengganggu irama jantung. Semua ini meningkatkan risiko penyakit jantung.
  5. Gangguan Perkembangan Otak Janin – Bagi ibu hamil, paparan BPA dapat mengganggu perkembangan organ janin, termasuk otak, sehingga memengaruhi gerakan tubuh, daya ingat, dan kemampuan belajar anak kelak.
  6. Kanker – BPA termasuk karsinogen yang dapat merusak sel tubuh dan meningkatkan risiko kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker prostat (RRI, 2023).

Cara Mengurangi Paparan Kandungan BPA

  • Pilih wadah plastik berlabel BPA free.
  • Hindari plastik dengan simbol segitiga nomor 3 dan 7.
  • Gunakan wadah kaca untuk menghangatkan makanan.
  • Kurangi konsumsi makanan kemasan dan minuman kaleng (RRI, 2023).

Penutup

Kandungan BPA pada plastik merupakan risiko kesehatan yang serius jika tidak diwaspadai. Paparan jangka panjang dapat memicu diabetes, gangguan hormon, obesitas, penyakit jantung, gangguan perkembangan janin, dan kanker.

Selalu pilih produk bebas BPA dan batasi penggunaan plastik berisiko. Untuk tips kesehatan dan informasi bahaya bahan kimia lainnya, baca berita menarik hanya di Garap Media. Lindungi diri dan keluarga dari risiko berbahaya dengan langkah preventif yang tepat.


Referensi:

/ Stay Connected /

466

Ikuti

1

Ikuti

73

Ikuti

13

Ikuti

/ Media Promosi /

Pasang Iklan & Promosikan Brand Anda di Garap Media!

Tampilkan produk, layanan, atau acara Anda di halaman kami dan jangkau ribuan pembaca setiap hari. Hubungi kami untuk penawaran kerja sama dan paket promosi terbaik.

/ Berita Lainnya /